0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

FH UNS Dirikan Pusat Kajian Pencucian Uang

Solo — Fakultas Hukum (FH) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta resmi mendirikan Pusat Kajian Pencucian Uang dan Perampasan Aset di Kampus FH UNS, Solo, Selasa (10/9).

“Pusat kajian ini diharapkan dapat memberikan terobosan dan masukan-masukan bagi penegakan hukum di Indonesia utamanya terkait pencucian uang (money laundering),” kata Dekan Fakultas Hukum UNS, Prof Dr Hartiwiningsih SH MHum kepada wartawan seusai acara peresmian.

Dekan FH UNS mengatakan bahwa saat ini kejahatan pencucian uang semakin marak terjadi, namun sayangnya penegakan hukum masih cukup lemah. Sehingga perlu adanya pusat kajian yang akan memberikan masukan secara teoritis dan praktis.

Adanya pusat kajian tersebut, menurut Hartiwiningsih,  dapat membantu upaya penegakan hukum pencucian uang yang semakin marak dan berdampak ekonomi. Saat ini penegak hukum belum berani banyak bertindak. Sehingga  ini akan menjadi kajian teoritis dan praktis baik untuk aparat penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat.

Pusat kajian pencucian uang dan perampasan aset tersebut akan didukung oleh sumber daya yang berkualitas meliputi guru-guru besar dan doktor hukum pidana di FH UNS. Dengan demikian, pusat kajian tersebut diharapkan akan semakin kuat dan berimbang dalam melakukan kajian-kajian terhadap kasus pencucian uang.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge