0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ditolak Berobat di Rumah Sakit, Pasien Ngamuk

Timlo.net — Rositah Hutapea, warga Kampung Telaga Sari, RT 01/01, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, mengamuk di depan ruang instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Kabupaten Tangerang. Dia tak terima ditolak berobat oleh pihak rumah sakit hanya karena dari keluarga tak berada.

Kejadian ini bermula saat Rositah yang menderita sakit typus datang ke RSUD Kabupaten Tangerang sekitar pukul 11.25 WIB, hari ini Selasa (10/9). Meski Rositah memegang surat jaminan kesehatan dari Puskesmas Cikupa dan menyerahkan ke administrasi tapi tetap ditolak dengan alasan kamar penuh.

Tak terima diperlakukan demikian, keluarga Rositah emosi datang ke petugas sambil mencaci maki. Akhirnya terjadi keributan di ruang IGD.

Menurut keterangan suami korban, Lauren Sihitu, sudah dua rumah sakit yang mereka datangi tapi tetap menolak istrinya. Alasannya pun sama, keterbatasan alat medis dan kamar perawatan penuh. Akhirnya sang istri ditelantarkan tanpa diberikan rujukan ke rumah sakit lain.

“Kita sudah ke RSUD Balaraja dan RSUD Tangerang tapi ditolak juga. Saya bingung mau berobat ke mana, saya orang tidak punya,” keluh Lauren.

Saat dikonfirmasi, Humas RSUD Kabupaten Tangerang, Nizar, membantah jika pihaknya menolak pasien tersebut. Dia mengaku kamar perawatan di rumah sakit tempatnya bekerja memang sedang penuh.

“Bukan menolak, tapi kapasitas kamarnya yang kurang. Hal ini sudah biasa, memang banyak terjadi kasus serupa. Tapi kalau misalnya bisa dirujuk, pasti akan dirujuk,” kata Nizar.

Untuk menghindari keributan lebih panjang, pihak keluarga pasien terpaksa membawa wanita paruh baya itu dengan menggunakan mobil pick up dan meninggalkan RSUD Kabupaten Tangerang.

sumber : merdeka.com



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge