0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Cegah Tengkulak, Perangkat Desa Dilatih Bikin Website

Kabag Pemerintahan Desa (Pemdes) Setda Wonogiri, Sriyono. (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri —  Keberadaan tengkulak secara langsung membuat kalangan petani di pedesaan tidak bisa mengembangkan diri. Ini berakibat pengembangan dan kemajuan desa menjadi tersendat. Lantaran itu, desa harus mulai berbenah untuk menekan keberadaan tengkulak tersebut.

Salah satu upaya adalah dengan mengekspose potensi yang ada di setiap desa melalui wahana internet. Sehingga, desa lainnya menjadi tahu setiap detil desa dan terjalin kerjasama menguntungkan.

“Kalau sudah terhubung dengan internet, maka saat membutuhkan harga atas suatu komoditas, cukup klik di internet. Jadi tidak perlu lagi adanya tengkulak yang bisa mempermainkan harga,” jelas Kabag Pemerintahan Desa (Pemdes) Setda Wonogiri, Sriyono.

Pernyataan ini disampaikan di hadapan puluhan perangkat desa yang tergabung dalam Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Mereka mengikuti Bimbingan Teknis (Bintek) Informasi Teknologi dalam rangka Peningkatan Kapabilitas SDM Aparatur Pemerintah Desa Kabupaten Wonogiri selama 4, mulai Selasa (10/9) di Ruang Data.

Dalam bintek ini perangkat desa akan mendapatkan pelatihan pembuat Website dengan program CMS. Pelatihan ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Wonogiri dengan Sekolah Tinggi Multi Media MMTC Yogyakarta.

Kepala Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Sekolah Tinggi Multi Media Kusumo Gambriyanto menjelaskan kegiatan ini merupakan salah satu perwujudan dari pelaksanaan program Tri Darma Perguruan Tinggi yang didanai dari Kementrian Kominfo.

“Pelatihan ini untuk KIM di tingkat desa karena selama ini desa merupakan objek pembangunan, oleh karena itu dengan kemampuan membuat website sendiri diharapkan desa akan dapat mengekspos potensi desanya secara online sehingga dapat dilihat oleh dunia, potensi yang dimiliki,” katanya.

Pihaknya berharap, keberadaan website akan dapat memotong keberadaan tengkulak. “Karena kita bisa ketahui berapa harga yang sebenarnya melalui internet,” terangnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge