0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ditangkap Polisi, Tersangka Pembunuhan Gagal Menikah

Salah satu tersangka pembunuhan saat menjalani rekonstruksi (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Teka-teki kematian Karsiman (61) warga Desa Sumberejo, Kandat, Kediri, yang ditemukan dalam kondisi membusuk di tengah jalan hutan Desa Kalimati, Juwangi, Boyolali akhirnya terungkap. Korban yang juga sopir truk pasir ini ternyata menjadi korban perampokan dan dikubur hidup-hidup oleh pelaku setelah dianiaya. Terungkapnya kasus perampokan disertai pembunuhan setelah jajaran Reskrim Polres Boyolali berhasil menangkap satu tersangka dari empat pelaku. Sementara tiga pelaku saat ini masih diburu.

Tersangka, Agus Saputra alias Kenthus (22), warga Dukuh Bandungdukuh, Desa Tegaldowo, Kecamatan Gemolong, Sragen, ditangkap di rumahnya berikut barang bukti. Beberapa barang bukti yang diamankan petugas, pakaian, dua buah cincin kawin dan sisa uang hasil pembagian penjualan truk milik korban. Kepala petugas, tersangka yang bekerja sebagai tukang bongkar pasir ini mendapat bagian Rp 7,5 juta.

“Saya dapat bagian Rp 7,5 juta, uangnya habis untuk foya-foya dan membeli dua buah cincin kawin,” ungkap Agus yang batal menikah karena keburu tertangkap, Senin (9/9).

Kapolres Boyolali AKBP Budi Haryanto mengungkapkan, dari penyelidikan kasus penemuan mayat tersebut, mengarah kepada kasus perampokan dengan keempat pelaku di atas. Modus perampokan dengan kekerasan tersebut diotaki oleh tersangka Rudin, yang awalnya berpura-pura memesan pasir kepada korban yang sering mengambil pasir dari Klaten. Korban pun mengantarkan sampai ke lokasi yang disebutkan oleh pelaku. Di lokasi tersebut, korban dianiaya kemudian diseret ke pinggir jalan dan langsung ditimbun dengan pasir hidup-hidup.

“Perampokan ini sudah diskenario, korban dianiaya hingga sekarat kemudian dikubur hidup-hidup dengan pasir yang diangkutnya dari Klaten, tersangka Agus ini ikut andil menimbun korban,” ungkap Kapolres di sela-sela rekonstruksi perampokan dan pembunuhan tersebut di Mapolres Boyolali, Senin (9/9).

Diberitakan sebelumnya, Karsiman (61) ditemukan tewas mengenaskan dalam kondisi mulai membusuk tertutup pasir. Kecurigaan Karsiman korban pembunuhan salah satunya lantaran di kepala bagian belakang korban juga bolong dan memar akibat kekerasan. Atas kejadian ini, tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 340, 338, dan 365 KUHP tentang pembunuhan dan pencurian dengan kekerasan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge