0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tanggapi Kasus Dul, Walikota: Siswa Dilarang Bawa Kendaraan

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/ranu)

Solo — Kasus kecelakaan lalu lintas di Tol Jagorawi yang melibatkan putra bungsu musisi Ahmad Dhani bernama Abdul Qadir Jailani alias Dul yang masih di bawah umur beberapa waktu lalu mendapat perhatian serius Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo. Ya, Rudy, sapaan Walikota Solo menghimbau kepada seluruh orangtua untuk lebih memperhatikan anak-anak mereka, terutama dalam mengendarai kendaraan bermotor.

Rudy secara tegas melarang anak di bawah umur untuk mengendarai kendaraan bermotor. Kesepakatan MoU antara Pemkot dengan Polresta Solo terkait larangan penggunaan kendaraan bermotor bagi anak di bawah umur yang telah dibuat akan ditegaskan.

“Saya ingatkan lagi, bahwa anak-anak yang berusia di bawah 17 tahun tidak boleh membawa kendaraan sendiri,” pesan Walikota kepada ratusan siswa yang menghadiri acara sosialisasi Anti Narkoba, Selasa (10/9) di balaikota.

Kecelakaan yang menimpa Dul dan menewaskan 6 orang tersebut menjadi cerminan bahwa diperlukan perhatian khusus dari orangtua untuk mendidik anaknya dengan baik. Rudy menghimbau kepada orang tua untuk wajib melindungi putra putrinya dari perilaku yang berpotensi melanggar hukum.

“Kalau sampai terjadi apa-apa, bisa merambah ke orangtua juga,” tegas Rudy.

Sebagai tindak lanjut atas MoU yang telah dibuat, Rudy telah meminta kepada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang bersangkutan, yakni Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) dan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) secara aktif melakukan pengawasan pada tingkat sekolah.

“Sosialisasi dilakukan tiap Senin ke sekolah-sekolah. Harapannya ke depan agar selalu dilakukan,” ungkapnya.

Dari hasil sosialisasi yang dilakukan, ia mengklaim mendapat hasil yang positif. Jumlah pengendara kendaraan bermotor dari anak usia di bawah umur menurutnya sudah jauh berkurang.

Di satu sisi, pihaknya tengah mengupayakan perbaikan sarana angkutan umum yang ada saat ini. Dengan dibukanya jalur pada koridor II Batik Solo Trans (BST) pada akhir tahun ini, diharapkan bisa menarik minat masyarakat, terutama remaja untuk beralih dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge