0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Bantuan Perumahan Dipotong? Dinsos Sukoharjo Membantah

Plt Kepala Dinas Sosial Kebupaten Sukoharjo, Sarmedi (dok.timlo.net/sahid b sutanto)

Sukoharjo — Isu tentang pemotongan Bantuan Perumahan dari Kementerian Sosial RI di Desa Kayu Apak, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo oleh panitia penyalur bantuan, dinyatakan tidak terbukti (tidak benar) oleh Dinas Sosial.

Dinas Sosial Sukoharjo yang memfasilitasi bantuan tersebut mengaku telah melakukan pengecekan dengan melakukan pertemuan dengan penerima bantuan, camat, kepala desa dan RT.

Plt Kepala Dinas Sosial Sukoharjo Sarmedi, Selasa (11/9)  mengatakan, dana bantuan dari Kementerian Sosial tersebut diwajibkan untuk merenovasi rumah tidak layak huni. Bantuan Rp 10 juta per penerima tersebut juga hanya diperbolehkan untuk membeli material bahan bangunan.

Dinas Sosial memfasilitasi dengan membuat program swadaya RT untuk mengatasi keterbatasan penggunaan dana, karena dana bantuan hanya diperuntukkan untuk pembelian bahan material saja.

“Bantuan itu tidak boleh untuk bayar tukang maupun kepentingan lain. Itu hanya khusus untuk membeli bahan material. Makanya memang harus di pantau dan pengawasan yang ketat. Terkait isu pemotongan saya klarifikasi, itu tidak ada,” ujar Sarmedi.

Solihin, tim pendamping dari kelurahan yang bertugas mengawasi dan membimbing realisasi bantuan mengatakan, isu pemotongan yang sempat menjadi perbincangan warga itu tidak benar.

Ia menjelaskan, proses pembangunan saat ini belum selesai, atau baru sekitar 70 persen. sehingga belum semuanya tersalurkan. Dikhawatirkan jika langsung disalurkan nantinya akan disalahgunakan untuk membeli barang-barang di luar bahan material.

“Memang belum tersalurkan semuanya. Karena pembangunan masih berjalan. Jadi tidak ada pemotongan seperti yang diisukan itu tidak benar,” ujarnya.

Pihaknya sudah menandatangani nota kwitansi pembelanjaan material sebesar Rp 10 juta. Pihak Dirjen Kementerian Sosial beberapa hari lalu juga telah melakukan pemeriksaan bantuan parumahan tersebut. Dari pemeriksaan diketahui berjalan lancar dan tidak menuai masalah.

Diketahui sebelumnya, isu pemotongan dana bantuan sebesar Rp 1,5 juta beredar di masyarakat Kayu Apak, Polokarto.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge