0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jelang Solo City Jazz, Sejumlah Musisi Turun ke Pasar

Jokowi bermain drum menandai digelarnya Solo City Jazz 2012 di kompleks Pasar Triwindu, Jumat (21/9) malam. (Dok.Timlo.net/ Achmad Khalik)

Solo — Menjelang even Solo City Jazz (SCJ) 2013 yang akan diadakan pada tanggal 27-28 September nanti, sejumlah Pre Even bakal digelar. Berbea dari tahun sebelumnya, Pre Even kali ini lebih kreatif dan menarik. Pasalnya, kegiatan tersebut akan diadakan di sejumlah pasar tradisional di Kota Solo.

“Pre Even SCJ 2013 kali ini akan berbeda dari tahun sebelumnya. Kami akan mengemas Pre Even SCJ kedalam sebuah bentuk sajian yang akan ditampilkan di pasar tradisional. Lalu, di tengah-tengah pasar akan dibuat panggung, sehingga masyarakat dan penjual yang ada di kawasan pasar tersebut dapat menikmati bentuk sajian musik jazz,” terang Penata Artistik SCJ 2013, Heru Mataya, Senin (9/9).

Terkait pemilihan lokasi, dijelaskan Heru, pihaknya akan memilih sejumlah pasar tradisional, seperti Pasar Gede, Pasar Kabangan dan Pasar Triwindu. Rencananya, Pre Even yang diadakan tersebut akan dimulai sejak pagi hingga sore hari dengan mendatangkan sejumlah musisi dari kota-kota besar, seperti Yogya, Jakarta, Semarang dan masih banyak yang lain.

“Di pasar tradisional itu, kita akan mengkonsep bahwa musik Jazz bukan hanya untuk kalangan-kalangan atas saja. Melainkan, masyarakat dari berbagai kalangan bisa menikmati musik tersebut,” terangnya.

Heru berharap, dengan diadakannya Pre Even SCJ 2013 di pasar tradisional tersebut, pihaknya dapat mengenalkan dan mengikis stigma bahwa musik jazz hanya dinikmati oleh segelintir kalangan atas. Sebab, semua orang berhak memilih dan menentukan jenis musik mereka sendiri tanpa membedakan aliran musik tersebut.

“Kebanyakan orang mengira bahwa musik jazz hanya dinikmati oleh segelintir orang kalangan atas saja. Sebenarnya, musik jazz merupakan musik yang tumbuh dan berkembang dari kalangan orang bawah di Benua Amerika. Lalu menyebar dan dinikmati oleh kalangan orang atas di sejumlah negara-negara besar,” pungkas Heru.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge