0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Perajin Tahu Tempe Tuntut Pemerintah Turunkan Harga Kedelai

Perajin tahu-tempe demo menuntut pemerintah turunkan harga kedelai. (Dok.Timlo.net/ Sahid B Susanto.)

Sukoharjo — Ratusan warga dan perajin tahu tempe di Kartasura Sukoharjo, berunjukrasa di Bundaran Tugu Kartasura, Sukoharjo, Senin (9/9). Mereka meminta Pemerintah segera mengambil tindakan untuk menurunkan harga kedelai.

Massa yang datang dari berbagai wilayah berkumpul di Bundaran Tugu Kartasura sejak pukul 09.00 WIB. Mereka berorasi dan menyanyi di tengah jalan, hingga sempat memacetkan arus lalu lintas di simpang tiga Kartasura yang merupakan jalur Semarang dan Jogjakarta.

“Kami mogok produksi hari ini. Kami menuntut Presiden dan Pemerintah memperhatikan nasib kami. Turunkan harga kedelai!” tegas Sukinem (60) salah satu perajin tahu warga RT 02/01 Purwogondo Kartasura.

Sukinem mengatakan, harga kedelai sudah pernah naik pada tahun lalu. Namun kala itu hanya tembus sekitar Rp 8000. Sementara saat ini sudah mencapai angka Rp 9000. “Sekarang sudah sembilan ribu lebih. Kalau naik terus bagaimana nasib kami,” ungkap Sukinem yang telah menjalankan usahanya sejak tahun 60an.

Sukinem mengaku membutuhkan 25 kilogram kedelai perharinya. Dalam sehari Ia harus memasak kedelai sebanyak 5 kali. “Kedelai mulai naik, kami mensiasatinya dengan memperkecil ukuran. Namun jika harga terus melambung, kami tidak sanggup,” jelasnya.

Aksi yang mendapat kawalan ketat dari petugas Polres Sukoharjo tersebut selesai sekitar pukul 11.00 dan massa membubarkan diri dengan tertib.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge