0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ruang Menyusui Wajib Ada di Setiap Kantor

Wonogiri — Setiap kantor baik pemerintah maupun swasta diwajibkan menyediakan ruang laktasi atau ruangan khusus untuk ibu menyusui. Pemerintah sudah mengeluarkan regulasi untuk hal ini.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Wonogiri, Widodo saat dijumpai wartawan di sela-sela sosialisasi pendayagunaan ASI (Air Susu Ibu) di Brumbung, Kaliancar Selogiri, Senin (9/9).

“Idealnya memang setiap instansi baik pemerintah maupun swasta ada ruangan laktasi. Bahkan, di tempat-tempat umum seperti terminal, stasiun, maupun bandara, sebaiknya ruang laktasi harus ada. Berdasarkan UU nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, sudah mengatur tentang hal itu,” ungkap dia.

Selain telah ada dalam regulasi, menurut Widodo ada faktor lain yang mendasari perlunya ruang laktasi. Pertama, etika dan kedua, kebutuhan tentang pemahaman kesehatan bagi ibu menyusui.

“Menyusui itu tidak sekedar memberikan ASI ke bayi. Tapi harus diketahui dulu tentang kebersihan payudara, atau pola pemberian ASI yang benar. Dan hal ini ada dalam ruang laktasi,” papar Widodo.

Kendati seperti itu, pihaknya hingga sekarang masih sebatas memberikan himbauan terhadap penyediaan ruang laktasi. Ketiadaan pembiayaan, disebutnya menjadi hal yang seringkali menjadi kendala tersendiri. Sebab, masih menurut Widodo, selain ruangan, harus ada tenaga konselor, dan minimal mesin pendingin ASI di dalam ruang laktasi. Dan untuk itu butuh biaya tidak sedikit.

“Sampai saat ini baru Puskesmas Wonogiri 1 yang sudah ada ruang laktasinya. Untuk kedepan kemungkinan kami akan meminta dana ke provinsi, bagi pengadaan freezer. Kalau tenaga konselor nantinya cukup beberapa orang diberi pelatihan, selanjutnya menularkan ke yang lain,” demikian Widodo menambahkan.

Sumiyati (35), warga Salak Kelurahan Giripurwo menyambut baik jika nanti ada ruang laktasi di setiap kantor. Dia mengaku terkadang ibnu yang akan menyusui merasa malu dan risih jika harus melakukannya di tempat-tempat terbuka.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge