0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tidak Ada Anggaran Buku, Kurikulum 2013 Jalan Terus

(Ilustrasi) Sejumlah guru mengikuti sosialisasi Kurikulum 2013 (dok.timlo.net/agung)

Sragen — Dinas Pendidikan Kabuaten Sragen melakukan sosialisasi Kurikulum 2013 bagi guru agama SD se-kabupaten. Sosialisasi yang diselenggarakan di Gedung KNPI Sragen tersebut diikuti oleh 489 guru agama di 575 SD negeri dan swasta di Sragen.

Kasie Kurikulum SD dan TK Dinas Pendidikan Sragen Darmono, mengatakan, Pemkab Sragen telah mengambil kebijakan untuk menerapkan kurikulum tahun 2013 kepada semua SD negeri dan swasta mulai tahun ajaran baru ini. Namun pihaknya merasa kesulitan karena tidak semua SD bakal mendapat buku pegangan kurikulum 2013.

Pasalnya, dari 575 sekolah hanya ada 11 SD sasaran yang mendapatkan dana anggaran dari pemerintah pusat untuk pembelian buku pegangan. Sedangkan sisanya harus mengupayakan sendiri sesuai dengan kemampuan masing-masing sekolah.

“Sebenarnya kebijakan dari pusat penerapan kurikulum 2013 untuk SD sasaran dulu. Tapi karena dinas sepakat seluruh SD jumlahnya 575 SD harus menerapkan, jadi yang di luar SD sasaran terpaksa harus usaha sendiri,” terang Darmono kepada wartawan di sela-sela sosialisasi di Gedung KNPI Sragen, Sabtu (7/9).

Darmono mengungkapkan, dinas juga tidak bisa berbuat banyak karena memang tidak ada alokasi dana untuk menutup kebutuhan buku bagi 564 SD tersebut. Untuk itu dinas juga tidak memaksa pihak sekolah membeli semua buku yang dibutuhkan jika dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak mencukupi.

Pihaknya berharap kebijakan penerapan kurikulum untuk semua sekolah tersebut bisa direspons positif oleh pemerintah pusat dengan mengalokasikan anggaran bagi SD di luar sasaran itu. Selain itu dia juga berharap Pemkab Sragen berupaya untuk mengalokasikan anggaran untuk buku pegangan dalam APBD Perubahan 2013 atau APBD 2014.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge