0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Dua Jambret Nyaris Tewas Dibakar Massa

Dua tersangka penjambretan (duduk) saat menjalani pemeriksaan di kantor polisi (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Dua penjambret nyaris tewas dihakimi massa, saat tertangkap sedang melakukan aksinya di Jalan Adi Sucipto, Blulukan, Colomadu, Karanganyar, Minggu (8/9).

Warsito (31) warga Desa Rejosari, Miri, Sragen dan Rohmadi (36) warga Desa Watugede, Kemusu, Boyolali, nyaris tewas menjadi bulan-bulanan warga ketika tertangkap saat merampas tas milik Siti Munawaroh (55) warga Madu Asri, Gawanan, Colomadu.

Menurut Kapolsek Colomadu AKP Sodikun, peristiwa terjadi saat korban sedang menunggu bus, tiba-tiba didatangi kedua tersangka yang berboncengan sepeda motor berpura-pura menanyakan sesuatu. Saat situasi sepi, tanpa disangka kedua pelaku langsung merampas tas milik korban. Korban berusaha mempertahankan tas miliknya sehingga terjadi tarik menarik tas antar korban dengan tersangka hingga korban terseret sekitar 10 meter.

“Setelah berhasil merebut tas, tersangka berusaha kabur. Namun naas motor pelaku ditabrak oleh Beny Anggoro (39) warga Tohudan, Colomadu yang mengetahui kejadian tersebut. Kedua pelaku yang terjatuh langsung dihakimi warga yang jengkel mengetahui ulah kedua jambret tersebut, bahkan sempat hampir dibakar. Beruntung aparat Polsek Colomadu segera datang untuk mengamankan kedua tersangka,” jelas Kapolsek

AKP Sodikun menambahkan, selain menyita barang bukti tas, uang Rp 100 ribu dan HP milik korban, polisi juga mengamankan 2 arit, 1 golok dan 1 unit sepeda motor jenis Yamaha Yupiter AD 5813 AW yang digunakan kedua tersangka sebagai sarana kejahatan. Selanjutnya tersangka yang mendekam di sel tahanan Polsek Colomadu tersebut akan dijerat pasal 366 Jo Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 8 tahun dan 5 tahun penjara.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge