0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

I Gede Ardika: Nilai Luhur Sedang Hadapi Tantangan

I Gede Ardika. (Dok.Timlo.net/ Tyo Eka)

Solo — Mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, I Gede Ardika menyatakan bahwa jatidiri bangsa Indonesia adalah kristalisasi nilai-nilai luhur kemanusiaan yang dianut oleh bangsa Indonesia.

“Nilai-nilai luhur itulah yang sedang menghadapi tantangan yang luar biasa,” jelas I Gede Ardika kepada timlo.net seusai tampil sebagai pembicara dalam Sarasehan Srawung Seni dan Ketuhanan, di Kampus IAIN Surakarta, Sabtu (7/9).

Untuk membangun dan mengaktualisasikan nilai-nilai luhur dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, menurut I Gede Ardika, musti
dilaksanakan dengan pembangunan yang berbasis budaya. Adapun tantangan di bidang ekonomi, menurut mantan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, pembangunan ekonomu yang menggunakan ekonomi sebagai motor penggerak, mengandalkan konsep pertumbuhan ekonomi yang tujuannya memang untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Namun pertumbuhan dicapai dengan peningkatan konsumsi, GNP dan pendapatan per kapita adalah ukurannya. Ukuran keberhasilan ekonomi hanya diukur dari sisi materi atau kebendaan semata,” ujarnya.

Konsep pertumbuhan yang tanpa batas, menurut I Gede Ardika, mengakibatkan adanya eksploitasi berlebihan sumber daya alam, manusia
dan financial. Padahal PBB telah mengingatkan dunia akan bahaya kekurangan pangan dan kekurangan air bersih di masa mendatang.

“Pemanasan global telah menjadi kenyataan. Beberapa pusat kekuatan ekonomi dunia, termasuk Indonesia, mengalami krisis karena penerapannya yang mengabaikan etika dan moral,” jelasnya.

Dalam sarasehan tersebut, juga tampil sebagai narasumber diantaranya Dr. Potre Diampuan dari United Religion Initiative Regional Coordinator SEA-Pac Philippines dan Elizabeth Inandiak yakni penulis penyair Perancis.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge