0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kredit Investasi di Soloraya Tembus Rp 6,33 Triliun

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo mencatat dari jenis penggunaan kredit perbankan, pada Juli 2013 kredit investasi mengalami pertumbuhan paling tinggi sebesar 49,36 persen jika dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (year on year) menjadi Rp 6,33 triliun.

Kredit sebesar itu, menurut Kepala Kantor Perwakilan Bank setempat, Ismet Inono, digunakan untuk membiayai industri pemintalan, penenunan dan pengolahan akhir tekstil. Dengan penyaluran kredit ini diharapkan makin meningkatkan perkembangan industri, sehingga mampu memacu pertumbuhan ekonomi daerah.

“Tingginya pertumbuhan kredit investasi ini, diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Soloraya,” kata Ismet Inono, pekan ini.

Jika dilihat dari sektor ekonomi produktif, kredit perbankan paling banyak disalurkan ke sektor perdagangan besar dan eceran senilai Rp 12,99 triliun. Sebagian besar disalurkan untuk perdagangan eceran makanan, minuman dan tembakau.

Peningkatan kredit perbankan tertinggi, dikatakan Ismet Inono, terdapat di Kota Surakarta yang mencapai Rp 11,31 triiun. Disusul Kabupaten Boyolali sebesar Rp 3,12 triliun dan Kabupaten Sukoharjo yang mencapai Rp 6,56 triliun.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge