0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mahfud MD Nilai SKK Migas Hanya Fotokopi BP Migas

Mahfud MD (Dok.Timlo.net/ Daryono)

Timlo.net — Satuan Kerja Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dibentuk paska putusan Mahkamah Konstitusi (MK) 13 November 2012 yang menyatakanBadan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) inkonstitusional.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD berharap, pengamat energi maupun dari kalangan akademisi semisal Ichsanudin Noorsy, Kwik Kian Gie, atau Rizal Ramli bisa berada di dalam tubuh SKK Migas untuk mengelola lembaga tersebut agar lebih profesional.

“Seharusnya membentuk orang-orang baru yang sudah mengerti soal itu (migas). Siapa yang mengerti? Banyak. Yang tampil, sebagai ahli yang memberikan data konstitusi itu,” ujar Mahfud dalam diskusi bertajuk ‘Urgensi UU MIGAS Baru Untuk Sebesar-Besar Kemakmuran Rakyat’ di Jakarta, Sabtu (7/9).

Dalam pandangannya pribadinya, tiga orang tersebut mampu membenahi kondisi SKK Migas. “Mereka sebagai ahli yang memberikan data konstitusi, itu ini kesalahan di sini, mereka tahu, sudah ada,” jelas dia.

Awalnya Mahfud berharap, saat BP Migas dibubarkan dan dibentuk badan baru, maka akan diisi orang-orang baru untuk mengurus dan mengelola sektor migas agar jauh dari praktik penyimpangan dan korupsi.

Dengan masih dijalankan oleh orang-orang lama, maka dia menduga adanya konsolidasi korupsi besar-besaran yang dilakukan oleh orang-orang SKK Migas saat ini. Mahfud juga sudah yakin sejak awal terbentuknya SKK Migas bahwa lembaga ini bakal bermasalah.

Keyakinan itu, dikarenakan orang-orang yang dulu mengabdi di BP Migas hampir semua mengisi pos-pos yang ada di SKK Migas. “Ternyata ya begitu, BP Migas itu tetap ada hanya ganti nama atau fotokopi saja. Kalau gini tidak ada henti-hentinya sampai sekarang yang ada ini korupsi terus,” tutupnya.

sumber : merdeka.com



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge