0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Semifinal Divisi Utama Liga Indonesia

Persik Buta Kekuatan Perseru

Pemain Persik Kediri (ungu). (Timlo.net / Aryo)

Solo — Laga semifinal Divisi Utama Liga Indonesia (LI) lainnya tak kalah menarik yakni Perseru Serui melawan Persik Kediri di Stadion Manahan, Minggu (8/9) besok sore. Laga ini bakal sengit mengingat, Persik yang diunggulkan ternyata buta dengan kekuatan calon lawannya Perseru.

Pelatih Persik Kediri, Aris Budi Sulistyo mengaku laga bakal berjalan ketat, karena skuadnya harus mempelajari permainan Perseru. Mantan pemain Arseto Solo ini, menganggap bahwa Perseru bisa menjadi batu sandungannya untuk melaju ke partai final.

Menghadapi Perseru, Aris bakal mempertahankan formasi terbaiknya selama menjadi juara grup di babak penyisihan dan 12 besar. Nama-nama seperti El Hadji, Oliver Makor, Dimas Galih, dan sang kapten Harianto akan menjadi pilihan pertama. “Lebih baik saya konsentrasi persiapan tim sendiri dan mengatur strategi terbaik untuk memenangkan duel nanti. Karena materi dan cara bermain Perseru kami sungguh buta,” bebernya, Sabtu (7/9).

Keunggulan fisik dan kecepatan khas tim-tim Papua, jelas wajib diwaspadai anak asuhnya. Aris meminta anak asuhnya untuk menguasai bola terlalu lama, dan konsentrasi penuh selama 90 menit.

“Pertahanan kami sempat kedodoran bila menghadapi lawan yang punya kecepatan lebih. Pertahanan kami harus fokus seratus persen bila tak ingin kecolongan,” lanjutnya.

Terpisah asisten pelatih Perseru, Kiliom Imbiri mengatakan timnya cukup mengantongi kekuatan Persik Kediri. Hal itu bakal menjadi senjata mematikan bagi timnya untuk memukul Persik Kediri. “Cukup menguntungkan sedikit banyak tahu tentang kekuatan mereka (Persik). Ini keuntungan bagi kami. Namun kita tetap bermain fight,” ungkapnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge