0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ikaboga Nari Gambyong di GWO Sriwedari

Menari Gambyong di Gedung Wayang Orang Sriwedari (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Tari Gambyong khas Solo dibawakan dengan indah oleh ibu-ibu dari kelompok Ikatan Ahli Boga (Ikaboga) cabang Surakarta di Gedung Wayang Orang (GWO) Sriwedari, Jumat (6/9) malam.

Sedikitnya, lima belas penari membawakan tarian yang merupakan salah satu budaya dan kesenian khas Solo. Meski tampak beberapa penari yang melirik gerakan dari teman-temannya, namun upaya mereka mempelajari tari dan melestarikan kebudayaan tersebut mendapat apresiasi positif dari ratusan penonton yang menyaksikan tarian tersebut.

“Kami memang masih dalam tahap belajar, namun kita akan berusaha untuk terus mempelajari tarian warisan leluhur ini,” terang Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikaboga Solo, Abdul Kadir kepada wartawan di sela acara.

Dikatakan, melalui pendekatan budaya tersebut pihaknya ingin mengenalkan tentang makanan sehat kepada masyarakat Kota Solo.

“Budaya menjadi sarana pendekatan untuk mengenalkan makanan sehat kepada masyarakat,” terangnya.

Disinggung tentang waktu mempelajari tari Gambyong, Dijelaskan Kadir, selama satu bulan anggotanya serius mempelajari tarian tersebut. Ketertarikan anggotanya juga menjadi salah satu faktor untuk mengangkat budaya dan kesenian tari khas Solo tersebut untuk pentas kolaborasi dengan pemain wayang orang Sriwedari.

“Anggota kami banyak yang tertarik dengan tari dan kebudyaan. Sehingga kami memberanikan diri untuk pentas di GWO dengan mengangkat tarian ini,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator kegiatan, Tetra Kusuma mengatakan selain untuk melestarikan kebudayaan, kegiatan tersebut juga sebagai bukti bahwa Ikaboga peduli terhadap kesenian tari khas Jawa. Dirinya menilai pendekatan kebudayaan sebagai sosialisasi pangan sehat dapat meningkatkan cara hidup sekaligus pelestarian budaya yang sangat berarti.

“Budaya merupakan salah satu pendekatan sebagai kampanye hidup sehat untuk masyarakat Kota Solo,” terang Tetra.

Dirinya berharap, melalui kegiatan tersebut dapat merangkul masyarakat untuk lebih megetahui makanan yang selama ini dikonsumsi. Tak hanya itu, pihaknya juga mengundang masyarakat Kota Solo untuk ikut kedalam kelompoknya agar memiliki pengetahuan serta pengolahan cara membuat makanan yang sehat.

“Harapannya dengan digelar pentas ini bisa menambah anggota baru di Ikaboga. Karena saat ini kami dalam proses regenerasi pengurus,” pungkasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge