0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ganggu Kesehatan, Gudang Semen Stasiun Jebres Disegel Warga

Warga rame-rame menyegel gudang penyimpanan semen milik PT Holcim di Terminal Peti Kemas PT Kereta Api Indonesia (KAI) di stasiun Jebres, Solo, Sabtu (7/9) (dok.timlo.net/dhefi nugroho)

Solo — Gudang penyimpanan semen milik PT Holcim di Terminal Peti Kemas PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Stasiun Jebres, Solo, Sabtu (7/9) siang disegel warga. Alasannya, warga kesal dengan kegiatan bongkar muat semen di gudang tersebut.

Sedianya, aktivitas bongkar muat semen dari gerbong kereta api (KA) barang ke dalam gudang semen baru dilakukan sejak 1 September kemarin. Selama itu, sudah banyak warga yang mengeluh terganggu kesehatannya.

“Debu yang terbang ke pemukiman warga sekitar mengakibatkan pernapasan terganggu. Banyak juga yang mengalami sesak nafas,” kata Ketua Rt. 02/I Mimingan, Jebres, Dian Kurniadi, kepada wartawan.

Ia menuturkan, sehari sebelumnya sudah ada mediasi antara warga dengan pihak PT Holcim yang disaksikan pejabat setempat. Dari hasil mediasi tersebut, telah disepakati bahwa untuk sementara waktu aktivitas bongkar muat semen dihentikan.

“Tapi semalam mereka masih melakukan bongkar muat. Akhirnya kami sepakat untuk menyegel tempat ini,” terangnya.

Sejumlah warga membawa poster-poster berukuran kecil yang berisi protes atas aktivitas bongkar muat semen tersebut. Mereka juga merantai dan mengunci pintu masuk terminal Peti Kemas dengan sebuah gembok.

Warga menuntut kepada pihak PT Holcim untuk menghentikan kegiatan bongkar muat di gudang tersebut. PT Holcim selaku pihak penyewa diminta untuk memindahkan aktivitas bongkar muatnya dari kawasan itu.

“Kan masih ada terminal Peti Kemas di Pedaringan. Mbok ya pindah kesana saja, yang penting jangan di sini,” terangnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge