0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Path Tawarkan Premium Membership dan Fitur Baru

Path. (Dok: Timlo.net/ TechCrunch)

Timlo.net — Jejaring sosial pribadi, Path mulai memperkuat mesin monetisasi dengan layanan berlangganan premium yang mengijinkan para pengguna mengakses semua stiker dan filter dengan membayar biaya keanggotaan sebesar $14.99 (Rp150 ribu) per tahun. Fitur  baru yang ditawarkan oleh jejaring sosial ini juga menawarkan sesuatu yang lebih pribadi yaitu fitur untuk berbagi momen dengan teman-teman tertentu dan bukan dengan semua orang di jaringan pengguna yang bersangkutan.

Dengan versi terbaru aplikasi ini– versi 3.2—para pengguna yang membayar biaya membership bisa mengakses 30 paket stiker dan Path akan terus menambahnya rata-rata satu stiker per minggu. Para pengguna premium akan mendapatkan akses pertama terhadap stiker baru begitu stiker tersebut tersedia.

Stiker menjadi sebuah penggerak terbesar untuk pertumbuhan Path, terutama setelah perusahaan itu mengaktifkan fitur menambahkan stiker di komentar pengguna. Sebelumnya stiker hanya tersedia dalam chat pribadi di antara para pengguna, tapi semenjak perubahan fitur ini peningkatkan mereka meningkat dua kali lipat.

Versi baru ini juga memberikan pada para pengguna untuk memecah jaringan pertemanan mereka menjadi jaringan yang lebih kecil. Path terkenal karena membatasi jumlah koneksi yang dimiliki seorang pengguna. Para pengguna hanya bisa menambah 150 orang teman, sehingga posting status, foto dan checkin tempat yang ada di Path akan dilihat hanya oleh sedikit orang. Ternyata Path mengatakan bahwa para pengguna mereka ingin bisa mengkontrol konten yang mereka bagi supaya hanya tersedia bagi jaringan yang lebih kecil.

Untuk memenuhi permintaan para pengguna, mereka merilis fitur baru yang disebut “Private Sharing” yang memampukan para pengguna untuk memilih teman-teman tertentu untuk melihat momen broadcast mereka. Momen-momen ini akan terlihat di feed para pengguna dengan sebuah ikon gembok di bagian kanan atas yang berarti bahwa konten ini dibagi secara pribadi. Pengguna juga bisa melihat seberapa banyak teman yang sudah melihat momen tersebut.

Cynthia Samanian, seorang manajer produk di Path berkata kepada TechCrunch bahwa fitur Private Sharing telah diperkenalkan untuk memberikan kepada para pengguna lebih banyak kontrol dalam membagi konten. “Private Sharing adalah tentang konteks,” katanya. Dia menambahkan: “Fitur ini adalah sebuah cara lain untuk berbagi momen hanya kepada orang-orang tertentu.”

Selain itu, Path 3.2 juga menyediakan kepada para pengguna kemampuan untuk menciptakan sebuah “Inner Circle” yang berisi teman-teman yang mereka percaya. Seperti Private Sharing, posting yang dimuat di Inner Circle hanya akan tampil di feed teman-teman tertentu yang sudah ditambah ke dalam Inner Circle.

Batasan jumlah teman 150 orang yang dimiliki Path berasal dari nomer Dunbar, yang menyatakan bahwa ada batasan kognitif dari jumlah hubungan yang seseorang bisa miliki di satu waktu. Bahkan dengan jumlah batasan itu, orang tetap memiliki sekelompok kecil teman yang di mana mereka menghabiskan waktu bersama. Fitur Inner Circle ini mengatasi masalah ini dengan kemampuan menciptakan lingkaran pertemanan hanya dengan orang-orang terdekat bagi para pengguna.

Path telah bertumbuh dengan memiliki lebih dari 20 juta pengguna. Selain bekerja dengan operator seluler seperti Deutsche Telekom, Path juga membuka API (Application Program Interface) kepada 13 rekan penyedia konten, sehingga mereka bisa menawarkan berbagai konten pada pengguna. Perusahaan ini juga telah mendapat peningkatan penghasilan senilai $41 juta dari Investor Redpoint, Kleiner Perkins Caufield & Byers, Index Ventures, First Round Capital, Digital Garage, CrunchFund*, Jerry Murdock, Mark Pincus, Yuri Milner, Allen & Company, Greylock Partners.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge