0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Guru Besar Olahraga: Suporter Perlu Pendidikan Karakter

Guru Besar Pendidikan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof Dr Furqon Hidayatullah (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Guru Besar Pendidikan Olahraga Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Prof Dr Furqon Hidayatullah MPd menyatakan, Klub sepakbola harus ikut mengedukasi pendukungnya karena suporter adalah pemain ke-12 di sepakbola, jadi harus ada kesatuan sebagai satu tim.

“Adanya pembinaan dan edukasi, maka suporter akan lebih dewasa dan bijak dalam bertindak serta berpikir rasional. Sehingga suporter mampu menerima apapun hasil pertandingan entah menang atau kalah,” jelas Prof Furqon yang juga Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UNS Solo kepada Timlo.net, saat diminta komentar tentang kekerasan supporter, di Rektorat UNS, Solo, Sabtu (7/9).

Pihaknya memaklumi bila suporter sangat antusias dan fanatik mendukung tim kesayangan entah melalui yel-yel, lagu, ataupun lainnya. Namun suporter hendaknya tidak bertindak anarkis yang menciderai dunia olahraga Indonesia.

Ia mengaku prihatin atas sejumlah kericuhan yang terjadi dalam dunia persepakbolaan Indonesia. Mestinya hal itu tidak harus terjadi. Sebab kericuhan dalam dunia olahrga adalah menunjukkan gejala yang tidak sehat. Masyarakat harus dibina termasuk suporter. Salah satu dengan pendidikan berkarakter dan berbudi pekerti.

Oleh karena itu, kata Furqon, ke depan agar segera diintensifkan pendidikan karakter dan budi pekerti di bangku sekolah. Dengan bekal pendidikan karakter, maka secara kejiwaan siswa akan lebih dewasa dalam menyikapi berbagai hal. Pendidikan karkter tersebut di antaranya meliputi materi pendidikan untuk saling menghargai, menjunjung nilai sportivitas, kepedulian, tanggungjawab, kebersamaan, dan antikekerasan.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge