0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Publikasi Jurnal Internasional Masih Jadi Kendala Peneliti

Solo — Kepala Internasional Office (IO) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Taufiq Al Makmun mengakui bahwa publikasi internasional masih menjadi kendala bagi para peneliti baik mahasiswa maupun dosen. Salah satunya yakni referensi jurnal internasional yang berkualitas baik.

“Meskipun begitu, para peneliti baik dosen dan mahasiswa dapat menanfaatkan laman www.scopus.com untuk mencari jurnal internasional yang berkualitas,” jelas Taufiq kepada wartawan, di Kampus UNS, Solo, Jumat (6/9).

Menurut Taifuq, jurnal yang berada di Scopus tingkat kualitasnya dapat dilihat secara langsung oleh dosen dan mahasiswa. Kualitas artikel, jurnal, dan karya ilmiah lainnya yang diunggah online dapat diketahui kualitasnya melalui Scopus. Ini bisa dilihat dari seberapa banyak jurnal itu dibaca, diakses oleh masyarakat. Sehingga sumber literatur riset dapat dicari dengan cepat, mudah dan komprehensif.

Namun demikian, kata Taufiq, laman Scopus tidak dapat diakses oleh seluruh Internet Protocol (IP) address, hanya IP address yang berlangganan saja yang dapat digunakan untuk mengakses Scopus.

Taufiq mengatakan bahwa untuk civitas akademika di UNS dapat memanfaatkan laman tersebut secara cuma-cuma dengan menggunakan koneksi wifi di lingkungan kampus UNS. Langsung buka web Scopus untuk searching jurnal.

“Namun sayangnya fasilitas yang diberikan UNS sejak tahun lalu itu terkesan kurang dimanfaatkan para mahasiswa dan dosen,” pungkasnya.



Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge