0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Soal Pungutan Guru, Dewan Bakal Panggil Pengurus PGRI

Karanganyar — DPRD Karanganyar bakal memanggil pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Karanganyar dan para guru. Pertemuan tersebut untuk membahas kasus pungutan uang yang dibebankan para guru untuk membiayai pembelian tanah dan pembangunan gedung PGRI Karanganyar baru.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Karanganyar, Romdloni, mengatakan pihaknya belum menerima laporan resmi dari para guru terkait pungutan uang tersebut. Kendati demikian, pihaknya berencana memanggil kedua belah pihak untuk dimintai klarifikasi.

“Terus terang kami belum menerima laporan resmi, namun baik pengurus PGRI Karanganyar maupun para guru tetap dipanggil agar persoalan ini rampung,” ujarnya saat ditemui Espos di Karanganyar, Jumat (6/9).

Menurut Romdloni, substansi permasalahan tersebut terletak pada apakah pungutan uang telah dimusyawarahkan terlebih dahulu atau belum. Bila belum dimusyawarakan berarti pengurus PGRI Karanganyar memutuskan kebijakan sewenang-wenang. Karena itu, kedua belah pihak akan dipertemukan untuk diklarifikasi terkait permasalahan tersebut.

Para guru di Karanganyar mengeluhkan pungutan uang yang dilakukan PGRI Karanganyar. Besaran pungutan setiap guru bervariatif antara Rp300.000-Rp2 juta. Mereka diminta menyetorkan uang tersebut mulai awal September hingga akhir Januari 2014.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge