0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Skenario Multi Years Penyelesaian Pasar Soekarno Dibatalkan

(Ilustrasi) Proyek Pembangunan Pasar Ir Soekarno Sukoharjo (Dok.TImlo.net/ Sahid B Susanto)

Sukoharjo — DPRD Sukoharjo bersama eksekutif (Pemkab Sukoharjo) melakukan konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) di Jakarta, terkait rencana penyelesaian proyek pembangunan Pasar Ir Soekarno Sukoharjo.

Dari hasil konsultasi tersebut, rencana pelaksanaan anggaran proyek multi years pada penyelesaian pembangunan Pasar Soekarno yang direncanakan Pemkab Sukoharjo, dinilai tidak wajar oleh Kemendagri maupun LKPP.

Ketua Fraksi PAN DPRD Sukoharjo Sunoto mengatakan, berdasarkan hasil konsultasi pihak Kemendagri dan LKPP, bahwa ketidak wajaran proyek multi years itu menyusul dilaksanakan pada anggaran perubahan. Pasalnya, seyogyanya proyek multi years itu dilakukan pada perencanaan awal tahun anggaran, melihat waktu satu tahun tidak dimungkinkan proyek selesai atau adanya keterbatasan anggaran.

“Dari konsultasi kami ke Kemendagri dan LKPP, bahwa rencana proyek multi years untuk penyelesaian pembangunan Pasar Soekarno pada APBD Perubahan 2013 dinilai tidak wajar,” ujar Sunoto usai konsultasi di Jakarta, Jumat (6/9).

Atas dasar hasil konsultasi itulah, dikatakan Sunoto, bahwa DPRD Sukoharjo menyepakati skenario proyek multi years untuk penyelesaian pembangunan Pasar Soekarno pada APBD Perubahan tahun 2013, tidak jadi dilaksanakan.

Artinya, penyelesaian Pembangunan Pasar Soekarno baru akan dilaksanakan pada tahun 2014 mendatang. Mengingat, jika dianggarkan dengan proyek one years, pesimis dilakukan karena harus selesai pada akhir tahun 2013.

Padahal hingga saat ini, BPKP juga belum mengeluarkan hasil audit Pasar Soekarno dari audit tim independent. Sementara diketahui, BPKP baru bersedia mengeluarkan hasil audit setelah ada kesepakatan mengenai rincian anggaran pembangunan Pasar Soekarno, antara Tim Independent UNS dengan PT Ampuh.

“Jika tidak ada kesepakatan antara keduanya, maka disarankan untuk menengahi permasalahatn tersebut melalui Badan Arbitrase. Maka harus membutuhkan waktu lagi. Tetapi pada intinya kami serius berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Pasar Soekarno. Meskipun dengan berbagai kendala dan membutuhkan waktu, namun tahapan ini terus berjalan hingga saat ini,” tuturnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge