0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kadinkes: Segera Bawa ke Puskesmas

5 Balita di Boyolali Derita Lumpuh Layu

Kepala Dinkes Kabupaten Boyolali, Yulianto Prabowo. (Dok.Timlo.net/ Nanin)

Boyolali — Lima balita di Kabupaten Boyolali menderita penyakit lumpuh layu atau AFP (Acute Flaccid Paralysis) di Boyolali. Penderita lumpuh layu tersebar dibeberapa kecamatan, salah satunya di Kecamatan Selo. Gejala penyait lumpuh layu mirip penyakit polio namun berbeda.

Kepala Dinkes Boyolali Yulianto Prabowo, mengungkapkan, gejala penyait lumpuh layu mirip penyakit polio namun berbeda. Sedangkan pentingnya upaya deteksi penyakit ini lanjut dia, guna memastikan lumpuh layu tersebut bukan merupakan polio. Pasalnya, jika ternyata positif polio maka Indonesia tidak dapat dinyatakan bebas polio dan harus dilakukan imuninasi secara nasional karena virus polio dapat menular. Sehingga pihaknya terus memantau penderita lumpuh layu dan menemukan sebanyak mungkin penderita guna memastikan negatif polio.

“Lima balita yang kita temukan dipastikan bukan polio tetapi AFP atau lumpuh layu,” kata Yulianto Prabowo, Jumat (6/9).

Sedangkan ciri-ciri penderita AVP jelas Yulianto, diakui mirip dengan polio yakni penderita mengalami kelumpuhan atau lemas pada anggota badannya. Banyak faktor penyebab lumpuh layu, di antaranya yakni adanya trauma sehingga menjadikan korban tidak bisa bergerak. Penyebab lain yakni faktor keturunan atau genetik orang tua.

“Harapan kita bila ada warga yang memiliki anak yang mendrita lumpuh layu, agar segera dibawa ke Puskesmas untuk perawatan lebih lanjut. Selain itu juga guna memastikan bahwa lumpuh layu tersebut bukan merupakan akibat virus polio, “ tandasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge