0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pedagang Pasar Bekonang Mengeluh Sepi

Pasar Bekonang sepi pembeli (dok.timlo.net/sahid b sutanto)

Sukoharjo — Pedagang Pasar Bekonang, Sukoharjo mengeluhkan sepinya pembeli di pasar yang baru. Sepinya pasar tersebut disinyalir disebabkan karena tidak berjalannya konsep zonanisasi yang diterapkan, dan kalah bersaing dengan pedagang yang berjualan di luar pasar.

Salah satu pedagang snack di Pasar Bekonang, Marni (39) mengaku omset penjualannya turun drastis di bandingkan dengan omset penjualan ketika Pasar Bekonang belum di bangun. Menurutnya, banyaknya los dan kios yang masih kosong menyebabkan suasana pasar menjadi lengang sehingga tidak menarik pembeli.

“Pembeli umumnya memilih berbelanja di bagian luar pasar. Mereka malas masuk ke dalam. Meskipun ada upaya menarik pembeli dengan digelar even lomba, festival dan semacamnya, namun mereka hanya melihat-lihat. Setelah selesai langsung pergi,” ujarnya, Jumat (6/9).

Marni menambahkan, selain banyaknya los dan kios yang kosong dan menyebabkan suasana lengang, faktor kontruksi bangunan dianggap menjadi pemicu pengunjung malas untuk masuk lebih dalam ke Pasar Bekonang. Penataan kontruksi tidak terintegrasi dengan baik.

“Misalkan saja ada yang dari beli pakaian terus mau membeli gerabah, maka mereka harus turun dulu lalu naik lagi ke zona gerabah. Zona pakaian di timur mau kebarat maka harus turun dulu. Karena jalan putus ditengah-tengah lantai dua,” tuturnya.

Sementara itu salah satu penjual gerabah di Pasar Bekonang juga mengeluhkan kontruksi bangunan yang tidak terhubung dengan los dan kios lain. Zona gerabah ditempatkan di lantai 2, sementara akses jalannya hanya ada satu tangga dan tidak terhubung ke kios maupun los zona yang lain.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge