0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kemenangan WO Persis atas PSS Tak Sah? Ini Tanggapan Rudy

Ketua Umum Persis Solo, FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo  — Kabar mengejutkan dilontarkan  Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Joko Driyono, terkait hasil pertandingan Divisi Utama LPIS antara Persis kontra PSS Sleman kemarin lusa. Joko Driyono mewakili hasil kesepakatan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, menyebut bahwa kemenangan WO Persis atas PSS kemarin tidak sah.

Alasan yang disampaikan Joko Driyono adalah menurut Komdis PSSI, Persis dalam status didiskualifikasi sebelum pertandingan melawan PSS Sleman. Persis Solo satu dari sejumlah klub yang mendapat status diskualifikasi atau non-peserta Divisi Utama LPIS pada putaran kedua.

Komdis PSSI memutuskan sejumlah klub Divisi Utama LPIS terkena diskualifikasi karena dianggap melakukan WO lebih dari dua kali. Klub-klub seperti Persis Solo, PSIS Semarang, Persemalra, Persiwon Wondama, Persipon Pontianak, dan Persires dikenai sanksi diskualifikasi.

Walikota Solo sekaligus mantan Ketua Umum Persis Solo FX Hadi Rudyatmo turut menanggapi keputusan Komdis PSSI yang dilayangkan kepada klub berjuluk Laskar Sambernyawa itu. “Itu tanggung jawab PSSI dan kalau PSSI yang memutuskan ya harus diikuti,” katanya, Jumat (6/9).

Kendati demikian, pria yang akrab disapa Rudy ini melayangkan kritikan pedas kepada PSSI dengan sikapnya memberikan sanksi begitu saja. “Ini yang lucu, kalau itu Persis sudah didiskualifikasi, lha kenapa (pertandingan) masih bisa digelar?” lanjutnya.

“Ada pengawas pertandingan dan PSSI pasti juga turun di dalam pertandingan kemarin. Ya inilah manajemen sepakbola di negara kita yang perlu penanganan serius,” pungkas Rudy.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge