0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bentrok Suporter di Solo, PSSI Tunggu Laporan LPIS

Korban kericuhan suporter diturunkan dari tribun penonton. (Dok.Timlo.net/ Aryo Yusri Atmaja)

Timlo.net — Belum ada langkah serius dilakukan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait kerusuhan pada laga Divisi Utama PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) musim 2012-2013, antara PSS Sleman lawan Persis Solo, di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (4/9).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Joko Driyono, mengatakan karena PT LPIS masih belum memberikan laporan terperinci terkait pertandingan yang diwarnai keributan tersebut.

Padahal, sekitar tujuh orang dilaporkan mengalami luka-luka, tiga diantaranya dirawat di Rumah Sakit Brayat Minula.

“Kami masih menunggu laporan dari PT LPIS, sebab akan ditinjau apakah benar ada kejadian dan pelanggaran disiplinnya. Jika begitu, langsung ditindaklajuti ke Komisi Disiplin,” kata Joko.

Panasnya suasana pertandingan, sudah terasa sejak menit pertama. Dampaknya, pemain PSS Sleman mendapatkan teror dari suporter lawan. Sekitar menit ke-9, pemain PSS Sleman, Satrio Aji Saputro, mengalami luka serius di bagian kepala akibat dilempar batu.

Kejadian tersebut, belum mereda di babak kedua. Alhasil, pemain PSS memilih untuk melakukan mogok main demi menjaga keamanan jiwanya. Suasana memanas, tidak hanya di lapangan, namun merembet ke tribun penonton.

Bahkan, ratusan orang yang diduga pendukung PSS melakukan sweeping di jalan Solo-Yogyakarta tepatnya di Dusun Koplak, Kebondalem Kidul, Prambanan, Klaten. Aksi tersebut, mengakibatkan dibakarnya satu motor berplat nomor AD (Solo). (esa/dzi)

sumber : merdeka.com



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge