0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bentrok Suporter di Solo, LPIS Minta Laporan Panpel

Pemain Persis, Andrid Wibawa (merah) dijatuhkan pemain belakang PSS Sleman. Pertandingan tersebut harus dihentikan wasit dan memutuskan kemenangan WO bagi Persis Solo, lantaran PSS tak mau lagi melanjutkan pertandingan. (Dok.Timlo.net/ Aryo Yusri Atmaja)

Timlo.net — PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS) bergerak cepat mengusut bentrokan yang terjadi dalam laga antara Persis Solo dan PSS Sleman di Stadion Manahan Solo, Rabu (04/09). Mereka segera meminta keterangan dari panitia pelaksana (panpel) laga tersebut untuk memperoleh informasi terkait insiden ini.

“Saat ini, kita sudah meminta laporan dari panpel pertandingan. Kita akan mempelajari dan menelaah terlebih dahulu laporan ini sebelum memutuskan untuk mengambil tindakan tertentu,” ujar juru bicara PT LPIS, Abi Hasantoso, pada Bola.net.

“Namun, kita sudah mendapat laporan bahwa tidak ada kejadian seperti yang beredar di beberapa jejaring sosial, termasuk jatuh korban jiwa dan terjadi adanya pemerkosaan,” sambungnya.

Sebelumnya, sempat terjadi bentrokan antara pendukung Persis Solo dan PSS Sleman. Insiden ini terjadi dalam laga lanjutan Divisi Utama PT LPIS di Stadion Manahan Solo, Rabu (04/09).

Menyusul bentrokan ini, sempat dikabarkan jatuh beberapa korban jiwa. Dikabarkan pula sempat terjadi pemerkosaan terhadap salah seorang suporter wanita. Kabar ini segera tersiar melalui media jejaring sosial.

Namun, kabar ini ditampik oleh aparat kepolisian. Menurut mereka, kabar yang sempat membuat suasana panas ini sama sekali tidak benar. (den/dzi)

sumber : merdeka.com



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge