0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kinerja Perbankan di Soloraya Makin Mentereng

Gedung Bank Indonesia (BI) Solo (dok.timlo.net/andi penowo)

Solo – Kinerja perbankan di wilayah Soloraya pada Juli 2013 rupanya makin mentereng saja. Hal itu tercermin dari meningkatnya indikator utama perbankan seperti perkembangan aset, kredit/pembiayaan dan dana pihak ketiga (DPK) alias simpanan masyarakat.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Ismet Inono, mengungkapkan sepanjang Juli 2013 total aset perbankan meningkat 19,47 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (year on year) menjadi Rp 50,85 triliun. Hal itu disebabkan meningkatnya kredit/pembiayaan sebesar 27,06 persen (year on year) menjadi Rp 43,23 triliun dan meningkatnya DPK sebesar 16,72 persen (year on year), sehingga menjadi Rp 37,98 triliun.

Sementara jika dilihat dari komponen DPK, tabungan masih menjadi simpanan masyarakat yang paling diminati dengan pangsa sebesar 52,28 persen atau mencapai Rp 19,85 triliun. “Dominasi pilihan tabungan, antara lain disebabkan relatif mudahnya penarikan dan setoran sekaligus keamanannya, meskipun dengan bunga yang lebih rendah dibanding simpanan bentuk lain,” terang Ismet Inono, pekan ini.

Sedangkan deposito pangsa pasarnya sebesar 32,24 persen atau mencapai Rp 12,24 triliun. Adapun untuk giro memiliki pangsa pasar 15,48 persen atau sebesar Rp 5,88 triliun.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge