0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Polisi Kesulitan Lacak Identitas Perampok Kakek-kakek

Boyolali — Jajaran Reskrim Polres Boyolali hingga saat ini masih kesulitan mengungkap identitas pelaku perampokan terhadap seorang kakek pemilik warung kelontong di Jalan Kemuning Kelurahan Banaran Boyolali Kota. Polisi belum mendapat petunjuk identitas kawanan perampok bersenjata tajam dan api yang diperkirakan berjumlah empat orang. Sejauh ini, petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Boyolali AKBP Budi Haryanto melalui Kapolsek Kota AKP Taufik Oktavianto kemarin menjelaskan, pihaknya hingga kini masih mendalami keterangan dari saksi korban dan saksi lainnya untuk mengungkap siapa saja identitas komplotan curas tersebut.

“Hasil pemeriksaan sementara, kami baru mengetahui pelaku berjumlah empat orang. Semuanya laki-laki. Mereka bersenjata tajam. Pistol yang mereka gunakan belum tentu adalah senpi,” ujar Kapolsek, Kamis (5/9).

Adapun ciri-ciri keempat pelaku, berperawakan tidak terlalu besar. Dari logat bahasanya, mereka bukan orang jauh. Para pelaku menggunakan bahasa Jawa. Sepeda motor yang digunakan sebagai sarana untuk menyatroni rumah korban adalah Yamaha Mio. Selain meminta keterangan dari korban dan saksi, pihaknya juga akan membuka daftar resdivis-residivis kasus perampokan untuk melakukan penelusuran lebih lanjut.

“Tapi siapa saja identitas kawanan rampok itu, belum kami ketahui. Identitas akan kami dalami lebih lanjut, dari hasil ciri-ciri yang kami dapat,” tandas Kapolsek.

Sebelumnya diberitakan, kawanan perampok bersenjata tajam dan api menyatroni toko dan rumah milik Bintoro Raharjo (67), di Jalan Kemuning RT 02 / RW 07 Kelurahan Banaran, Kecamatan Boyolali Kota. Peristiwa terjadi Selasa (3/9) pukul 04.30. Pagi itu, para pelaku mendatangi toko korban dan berpura-pura membeli rokok. Namun setelah dibukakan pintu dan dilayani, salah satu pelaku langsung merangsek masuk ke dalam toko. Pelaku mengancam korban dengan menggunakan clurit dan senpi. Aksi perampokan berlangsung cepat. Keempat pelaku membawa kabur uang tunai sebesar Rp 1,5 juta serta dua handphone merek nokia milik korban.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge