0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

IAIN Solo Gelar Srawung Seni dan Ketuhanan

Suprapto Suryodarmo (Mbah Prapto) (Dok.Timlo.net/ Achmad Khalik)

Solo — Pusat Pengembangan Bahasa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta bekerjasama dengan Padepokan Lemah Putih menggelar acara Srawung Seni dan Ketuhanan, Sabtu (7/9) hingga Senin (9/9). Acara yang digelar dalam rangka Dies Natalis IAIN ke-21 itu rencananya akan diadakan di kawasan Kampus IAIN Jalan Pandawa, Pucangan, Kartasura, Jawa Tengah.

Panitia acara, Dewinta saat dihubungi Timlo.net mengatakan dalam acara tersebut akan diisi dengan seminar dan sejumlah perform dari para seniman dari Solo dan sejumlah kota lainnya. Disamping itu, acara yang menyelaraskan antara unsur seni dan Ketuhanan tersebut juga mengundang sejumlah pembicara yang berkompeten di bidangnya.

“Kita akan membedah hubungan antara keselarasan seni dan nilai Ketuhanan yang mengakar dan berkembang di sekitar kita,” terangnya, Kamis (5/9) siang.

Dijelaskan, acara yang juga digunakan sebagai ajang silaturahmi antar seniman, budayawan dan akademisi tersebut diyakini mampu menjadi sebuah perekat serta perluasan jaringan untuk praktik-praktik kehidupan sosial budaya yang adaptif di tengah zaman yang terus bergerak dalam perubahan.

“Melalui acara ini kami ingin membentuk suatu ajang silaturahmi sekaligus berkomunikasi ditengah gempuran zaman yang mengakibatkan perubahan budaya,” ungkapnya.

Diharapkan melalui acara tersebut umat manusia sadar dan dapat menyelaraskan kehidupan antara sisi Ketuhanan dan alam semesta. Sehingga, menciptakan keseimbangan dan kenyamanan hidup bagi semua mahkluk yang menempatinya.

“Melalui acara Srawung Seni dan Ketuhanan, diharapkan dapat menciptakan kehidupan yang nyaman bagi makhluk hidup yang menempati bumi ini,” urainya.

Terpisah, Ketua Padepokan Lemah Putih, Suprapto Suryodarmo mengatakan acara tersebut juga sebagai ajang untuk mengasah kemampuan para seniman-seniman muda mempertontonkan hasil karya dan kreatifnya. Dimana, originalitas karya yang dihasilkan merupakan olah seni dari hasil kreasi yang selaras antara nilai Ketuhanan, alam dan kehidupan.

“Yang ditampilkan nanti merupakan originalitas seni masing-masing seniman. Yang mana, karya tersebut selaras dengan nilai Ketuhanan dan kehidupan,” pungkasnya.

 

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge