0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Proyek Pasar Elpabes Terkendala Minimnya Pekerja

Proyek pembangunan Pasar Elpabes, Banjarsari (dok.timlo.net/daryono)

Solo —  Proyek pembangunan Pasar Elpabes (elektronik, pakaian dan besi) di Kawasan Banjarsari terkendala minimnya jumlah pekerja. Kekurangan pekerja tersebut membuat pembangunan pasar terlambat 8,8 persen.

Sebelum lebaran, jumlah pekerja yang mengerjakan proyek senilai Rp 11 miliar tersebut sejumlah 150 pekerja. Jumlah pekerja kemudian menyusut tinggal 102 pekerja. Menjelang lebaran banyak pekerja yang pulang lebaran kemudian tidak kembali lagi.

“Kami tidak tahu alasan kenapa mereka tidak kembali. Mungkin memilih pekerjaan lain. Kami sudah berupaya mencari tambahan pekerja sampai ke Pacitan tetapi hasilnya belum maksimal,” kata Handoyo, Pelaksana PT Surya Sarana, kontraktor yang menggarap proyek pembangunan Pasar Elpabes, saat ditemui wartawan, Rabu (5/9) di lokasi proyek.

Minimnya pekerja, diakui Handoyo, menyebabkan pengerjaan proyek terlambat 8,8 persen. Meski demikian, pihaknya memastikan pengerjaan proyek terus berjalan agar dapat selesai tepat waktu sesuai jadwal penyerahan pada 25 November mendatang.

Kepada jajaran Komisi III DPRD Solo yang melakukan inspeksi mendadak, Selasa (4/9), kontraktor juga berjanji untuk menambah pekerja untuk memastikan pengerjaan proyek tidak mundur dari jadwal. Pengerjaan proyek pun sudah mulai dilembur hingga pukul 22.00 WIB.

Selain minimnya tenaga kerja, lanjut Handoyo, pihaknya juga terkendala sempitnya area pengerjaan proyek. “Lokas sempit ini membuat kami kesulitan menimbun material,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi III, Honda Hendarto meminta kontraktor mencari solusi kekurangan tenaga kerja agar proyek dapat selesai sesuai jadwal. “Jangan sampai mundur dari jadwal. Kami minta pekerja ditambah, entah bagaimana caranya,” pintanya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge