0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kekeringan, Warga Kalisonggo Mulai Makan Sego Tiwul

Warga Kalisonggo mengupas singkong untuk bahan tiwul (dok.timlo.net/sahid b sutanto)

Sukoharjo — Menyusul bencana kekeringan yang melanda warga Karangmojo, Weru, Sukoharjo, sejumlah warga Dusun Kalisonggo mulai mengkonsumsi sego tiwul sebagai pengganti nasi putih. Alternatif sego tiwul sebagai pengganti nasi tersebut, akibat tanaman padi tidak dapat ditanam setiap musim kemarau.

Warto Tukimin (70), warga Dusun Kalisonggo, desa Karangmojo Weru mengatakan, sego tiwul yang terbuat dari gaplek (singkong) lebih mudah di dapatkan di Weru. Sehingga tiwul dinilai menjadi alternatif yang paling baik untuk mengganti nasi, mengingat kandungan karbohidratnya cukup bagus.

“Kalau musim kering begini, sego tiwul ini menjadi makanan kita. Sudah musiman setiap tahun. Kalau rasanya tergantung pengolahannya. Bisa di kasih parutan kelapa atau gula,” ujar Tukimin, Rabu (4/9).

Selain untuk konsumsi pribadi, warga juga menjual sego tiwul tersebut di pasar atau di tukar dengan beras yang terkadang dijadikan campuran dalam memasak sego tiwul.

Warga Dusun Kalisonggo lainnya, Sujiyem (59) menuturkan, jika sebagian warga di wilayah itu merupakan perantauan. Warga yang mengalami kondisi kekeringan hanya warga yang berada di rumah.

“Jadi selain gaplek atau singkong, warga juga mengandalkan ketela untuk makanan tambahan. Karena palawija yang cocok di tanam di wilayah kering,” tuturnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge