0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tidak Kebagian Formasi, Seleksi CPNS Honorer Awal November

Para PNS Pemkab Boyolali saling bermaaf-maafan, usia apel pagi, Senin (12/8) (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Tahun 2013 ini Boyolali tidak mendapat jatah rekruitmen CPNS dari formasi umum. Pelaksanaan seleksi CPNS dari honorer kategori II (K-II), dipastikan baru akan dilaksanakan pada tanggal 3 November mendatang.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Boyolali Untung Raharjo, usai koordinasi di tingkat provinsi, Rabu (04/9), se-Jawa Tengah hanya terdapat 13 kabupaten/kota yang mendapat jatah kuota CPNS dari formasi umum tahun ini. Sementara Boyolali tidak mendapatkan jatah lantaran belum memenuhi syarat belanja pegawai dalam struktur APBD.

“Boyolali tidak mendapatkan kuota untuk formasi tahun ini,” ungkap dia.

Sementara terkait seleksi tenaga honorer K-II yang sempat ditunda, menurut Untung dipastikan seleksi akan dilangsungkan awal Nombember mendatang. Pelaksanaan ujian dilakukan di tiga tempat, yakni bertempat di SMAN 1 dan 3 Boyolali, serta di SMKN 1 Boyolali. Hanya saja, pihaknya belum mengetahui jumlah kuota CPNS dari formasi tenaga honorer K-II. Pasalnya, pengangkatan CPNS dari honorer ini sesuai dengan hasil ujian November mendatang, sedangkan untuk ujian dari pusat, Boyolali hanya sebagai fasilitator pelaksana saja.

Fasilitator menurut dia yakni sebagai fungsi administrasi dan penyedia lokasi tes saja. Sementara koreksi sepenuhnya terkait pelaksanaan tes CPNS dari honorer tersebut berada di tangan pemerintah pusat sepenuhnya. Pihaknya berharap, dari 1.190 tenaga honorer, pihaknya berharap setidaknya yang lolos lebih dari 30 persen.

“Harapan kami ya semakin banyak yang lolos semakin baik,” jelasnya.

Dijelaskan Untung, dari koordinasi di provinsi kemarin diketahui jumlah kuota untuk CPNS dari formasi umum secara nasional hanya sekitar 40 ribu. Sedangkan untuk hononere K-II mencapai 100 ribu formasi. Untuk Boyolali sendiri, mayoritas honorer K-II yakni dari kalangan pendidikan atau formasi tenaga guru, termasuk formasi tenaga kesehatan serta para penjaga malam sekolah. Sehingga dalam seleksi tersebut nantinya, syarat ijazah yang digunakan yakni dari lulusan SD hingga sarjana.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge