0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Gayamdompo Demo Ancam Tutup Pabrik Triplek

Karanganyar — Puluhan warga Gayamdompo melakukan demo menuntut agar pabrik triplek PT. Prima Parquet Indonesia (PPI) bertanggungjawab terhadap pencemaran lingkungan terutama permukiman penduduk. Warga mengancam akan menutup pabrik triplek tersebut jika pabrik tidak segera memperbaiki system pengolahan limbahnya.

Seorang warga RT 02 RW 10, Wisnu Nugroho, warga resah lantaran debu sisa produksi triplek yang keluar dari cerobong asap mengotori rumah penduduk setiap hari. Apalagi pabrik beroperasi nonstop 24 jam. Perwakilan warga sudah 12 kali melakukan pertemuan dengan pihak pabrik namun hingga sekarang tak ada realisasinya.

“ Aksi ini kami lakukan lantaran pabrik tutup mata terhadap penderitaan kami. Setiap kami ajak berdialog selalu saja pihak pabrik beralasan, hingga sekarang tak ada realisasinya,” jelasnya.

Wisnu menambahkan, penderitaan warga sudah sejak tahun 2006 silam. Ada sekitar 500 keluarga yang terkena dampak pencemaran ini. Bahkan akhir-akhir ini ada beberapa orang warga mengalami sesak nafas dan harus dilakukan pemeriksaan ke dokter.

“ Tuntutan kami hanya satu, udara bersih. Kami siap menutup pabrik dengan cara kami jika manajemen perusahaan tetap menutup mata atas penderitaan kami,” tegasnya.



Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge