0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pertandingan Dihentikan, Persis Menang WO

Pemain Persis, Andrid Wibawa (merah) dijatuhkan pemain belakang PSS Sleman. Pertandingan tersebut harus dihentikan wasit dan memutuskan kemenangan WO bagi Persis Solo, lantaran PSS tak mau lagi melanjutkan pertandingan. (Dok.Timlo.net/ Aryo Yusri Atmaja)

Solo — Persis Solo akhirnya dinyatakan menang secara Walk Out (WO) atas tamunya PSS Sleman dalam lanjutan Divisi Utama LPIS, di Stadion Manahan, Rabu (4/9) sore. Laga yang sedianya masih bertahan pada skor imbang 0-0 saat jeda babak pertama, akhirnya dihentikan.

Para pemain PSS Sleman yang sudah di dalam ruang ganti pemain, tak mau melanjutkan permainan lagi. Adanya salah satu pemain yakni Satrio Aji yang terkena lemparan dari tribun penonton, menjadi titik awal PSS memilih menyerah WO. Saat jeda, para pemain PSS dievakuasi ke dalam ruang ganti. Dalam perjalanannya ke ruang ganti, lemparan botol menghujani para pemain Persis.

Setengah jam lebih para pemain PSS tak kunjung keluar menuju lapangan. Padahal 11 pemain Persis sudah bersiap di tengah lapangan. Wasit Muhlisin dari Semarang juga menunggu para pemain PSS untuk melanjutkan permainan. Sayangnya, para pemain berjuluk Laskar Sembada tersebut justru menyerah dan tidak melanjutkan permainan. Persis pun dinyatakan menang WO atas PSS Sleman dengan skor 3-0.

“Para pemain kami ketakutan. Suasana Stadion sangat tidak mendukung, para pemain masih memiliki keluarga dan sanak saudara yang . Kami memilih tidak melanjutkan permainan,” ujar Rumadi, manajer operasional PSS Sleman.

Sementara ketua panpel Persis, Roy Saputra mengatakan bahwa kemenangan WO bagi Persis Solo sudah resmi begitu wasit memimpin jalannya laga babak kedua. Namun justru pemain PSS yang tak kunjung keluar dari ruang ganti. “Sudah resmi karena sudah diputuskan oleh wasit. Persis dinyatakan menang secara WO karena PSS tak juga mau melanjutkan pertandingan,” kata Roy.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge