0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pura-pura Beli Bebek, Ee.. Malah Ngembat Kharisma

Sragen –- Seorang pedagang bebek goreng, Ainul Yaqin (31), war Candirejo RT 1, Desa Jurangjero, Kecamatan Karangmalang, Sragen, harus rela kehilangan sepeda motor kesayangannya setelah dipinjam oleh orang yang sama sekali tidak dikenalnya.

Informasi yang dihimpun di kepolisian menyebutkan, kejadian itu berawal ketika pada Selasa (3/9) sekitar pukul 15.30 WIB, pelaku datang ke warung korban yang ada di Pungkruk RT 5, Sidoharjo untuk memesan bebek goreng sebanyak 11 bungkus.

Mendapat pesanan yang cukup banyak korban pun segera menyiapkan potongan-potongan daging bebek untuk digoreng. Sedangkan pelaku menunggu seperti pembeli pada umumnya. Tetapi tidak lama kemudian pelaku bermaksud untuk meminjam sepeda motor milik korban yang diparkir di depan warung.

Saat itu pelaku beralasan meminjam motor untuk mengambil uang pesanan bebek yang ketinggalan di PT Multipala, Sidoharjo. Tanpa rasa curiga korban pun mengijinkan dan membiarkan motor miliknya Honda Kharisma warna hitam dengan Nopol AD 4798 KY buatan tahun 2005 tersebut dibawa pelaku pergi.

Namun setelah ditunggu selama lebih dari 30 menit, pelaku tidak kunjung datang untuk mengembalikan motor dan membayar pesanan bebek goreng sebanyak 11 bungkus. Korban mulai dihantui perasaan curiga, dia bergegas untuk mencari pelaku di PT Multipala yang tidak begitu jauh dari Pungkruk.

Kecurigaan korban bertambah setelah orang yang dicarinya tidak ada, apalagi nama dan alamat pelaku sama sekali tidak diketahuinya. Barulah sadar kalau dirinya telah menjadi korban penipuan oleh orang yang tidak dikenalnya. Begitu juga rekan korban sesama pedagang di Pungkruk, Siti Mariyam (50) dan Sumi (40) juga mengaku tidak mengenal pelaku. Akhirnya korban melaporkan peristiwa yang baru saja dialami tersebut ke Polsek Sidoharjo, atas tuduhan penipuan dan atau penggelapan.

Kasubag Humas Polres Sragen AKP Sri Wahyuni, Rabu (4/9) mengatakan, pelaku hingga sekarang masih dalam penyelidikan polisi. Karena korban mengaku sama sekali tidak mengenal pelaku berikut nama dan identitas lainnya belum diketahui.

“Pelaku masih dalam lidik. Atas kejadian tersebut korban juga mengaku menderita kerugian sebesar Rp 7.000.000,” kata Sri Wahyuni mewakili Kapolres Sragen Dhani Hernando.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge