0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

250 Polisi Sragen Jalani Tes Narkoba Mendadak

Sejumlah anggota Polres Sragen saat menjalani tes narkoba.. (dok,timlo.net/agung)

Sragen — Untuk mengantisipasi penggunaan narkotika di kalangan anggota Polri, Tim Narkorba dan Propam Polda Jawa Tengah mendatangi Polres Sragen. Mereka melakukan pemeriksaan berupa tes urine terhadap 250 anggota Polres Sragen, baik perwira ataupun bintara. Tes urine tersebut untuk memastikan para anggota Polres Sragen bebas dari penyalahgunaan Narkoba.

Kapolres Sragen AKBP Dhani Hernando melalui Kasubag Humas AKP Sri Wahyuni, Kamis (5/9) mengatakan, secara mendadak Tim Narkoba Polda Jateng memang melakukan pemeriksaan kesehatan khususnya dari penyalahgunaan Narkoba. Pengetesan itu dengan cara melakukan tes urine terhadap seluruh anggota Polres Sragen.

Mereka di antaranya dari para perwira baik Kabag, Kasat maupun Kapolsek dan para anggota lainnya.Tujuannya sendiri, untuk penegakan disiplin dan menghindari penyalahgunaan Narkoba di kalangan internal kepolisian. Setelah seluruh anggota kepolisian dinyatakan bebas Narkoba, baru melakukan penegakan disiplin maupun hukum peredaran Narkoba di tengah masyarakat.

“Setidaknya ada 250 orang anggota yang menjalani pemeriksaan tes urine dari seluruh kesatuan,” jelas AKP Sri wahyuni.

Menurut AKP Sri wahyuni, untuk pemeriksaan itu masing-masing Kapolsek dan 7 orang anggotanya menjalani pemeriksaan. Sehingga seluruh jajaran 20 Polsek mereka yang menjalani pemeriksaan sekitar 140 anggota. Kemudian untuk para perwira sekitar 50 orang dan para anggota bintara 100 orang.

“Soal hasil tes urine itu seluruhnya dibawa ke Polda Jateng, sehingga hasilnya nanti pihak Polda yang mengetahuinya,” paparnya.

Sementara itu Wadir Reserse Narkoba Polda Jateng, AKBP Yaved Duma Parembang yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, selain menjadi kegiatan rutin, pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut menyusul adanya indikasi sejumlah anggota Polri yang ditengarai menggunakan narkotika.

Dari hasil pemeriksaan sementara, anggota yang diketahui melanggar dan mempergunakan obat terlarang tersebut terjebak akibat pergaulan yang tidak terkontrol. “Di Polda Jawa Tengah ada 17 anggota yang terbukti menggunakan obat tersebut, sanksi dan proses hukum juga sudah diberlakukan bagi mereka mulai sanksi teringan hingga pemecatan,” katanya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge