0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Proyek Pasar Papsa Molor, DPRD: Tambah Tenaga!

Jajaran Komisi III DPRD Solo melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi pembangunan Pasar Papsa, Gilingan, Rabu (4/9). (dok.timlo.net/dayono)

Solo — Proyek pembangunan Pasar Papsa, Gilingan, Banjarsari diketahui molor dari jadwal. Hal itu diketahui saat Komisi III DPRD Solo melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi pembangunan, Rabu (4/9).

Hingga saat ini, pengerjaan fisik bangunan pasar yang dimulai 18 Juni itu baru mencapai 21 persen. Padahal proyek tersebut sudah harus diserahterimakan oleh kontraktor kepada pemkot pada 28 November 2013.

Pelaksana Proyek dari PT Tata Analisa Multimulya, Haminto mengatakan pengerjaan proyek sedikit terhambat dalam hal pengerjaan pondasi. Pasalnya pondasi tersebut dilakukan dengan sistem borpile. “Sistem borpile ini memang memakan waktu,” katanya kepada Timlo.net, Rabu (4/9) di lokasi proyek.

Meski terlambat dari jadwal, pihaknya optimis pengerjaan proyek tersebut dapat selesai tepat waktu. “Kami tetap optimis. Nantinya akan kami tambah pekerja untuk pengerjaan sisi tengah karena yang tengah itu kan sampai finishing. Kalau yang samping hanya sampai struktur dan kami yakin selesai,” urainya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Suratna mengatakan Pembangunan Pasar Papsa dibangun dengan total anggaran Rp 8,7 miliar. Perinciannya dari, APBN Rp 4,7 miliar dan dari APBD Rp 3,9 miliar. “Anggaran APBN untuk penyelesain yang tengah, sedangkan APBD untuk pengerjaan struktur sisi samping,” jelasnya.

Ketua Komisi III Honda Hendarto meminta pelaksana proyek menambah tenaga kerja agar proyek Pasar Papsa selesai tepat waktu. “Kami minta tenaga ditambahi karena sisi tengah itu finishing full. Ini kan sisa waktunya tiga bulan nggak ada. Jangan kalah dengan Pasar Elphabes,” tegasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge