0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

UNS Kerjasama dengan Kokushikan University

Tak Bisa Huruf Kanji, Urung Belajar Ke Jepang

Kampus UNS di Kentingan, Jebres,Solo (dok.timlo.net/tio eka)

Solo — Kerjasama antara Kokushikan University Jepang dan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang menawarkan belajar di Jepang ternyata hanya diikuti 18 pendaftar saja.

“Dari 18 pendaftar tersebut yang memenuhi syarat hanya tiga orang saja. Itupun masih juga harus diseleksi,” jelas Kepala Internastional Office (IO) UNS, Taufiq Al Makmun kepada wartawan, di Rektorat UNS, Solo, Rabu (4/9).

Taufik mengungkapkan bahwa sebenarnya peminatnya cukup banyak. Tetapi setelah diminta mengisi formulir pendaftaran dengan huruf Kanji, sebagian besar lalu mengurungkan niatnya untuk mengikuti pendaftaran.

Kendala yang dihadapi para pendaftar karena mereka tidak bisa berbahasa Jepang dan memahami huruf Kanji.

“Padahal apabila tidak bisa berbahasa Jepang dan memahami huruf Kanji akan sulit survive di Jepang karena hampir semua papan nama menggunakan huruf Kanji dan banyak masyarakatnya yang tidak bisa berbahasa Inggris,” ujar Kepala IO UNS.

Tawaran studi di Jepang, menurut Taufiq, merupakan kerjasama UNS dengan Kokushikan University beberapa waktu lalu. Program tersebut akan digelar setiap tahun, dengan menargetkan setidaknya tahun depan ada 20 mahasiswa yang lolos dan berangkat ke Jepang untuk melanjutkan studi di Kokushikan University. Ke depannya, UNS juga akan membuka program double degree dengan Kokushikan University



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge