0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Walikota Minta Tugu Keris Luk 13 di Depan Museum

Walikota Hadi Rudyatmo dan pejabat di lingkutan Pemkot Solo mengenakan seragam Batik "Kresna" pada Hari Rabu (dok.timlo.net/dhefi nugroho)

Solo — Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo minta dibuatkan tugu penanda berwujud patung Keris dengan jumlah Luk 13 di Museum Keris manakala sudah jadi nantinya. Permintaan itu ia sampaikan saat dimulainya proses pembangunan Museum Keris, Rabu (4/9).

Rudy, sapaan Walikota menyampaikan, permintaan dibuatkannya Keris Luk 13 bukannya tanpa makna. Luk, atau lekuk yang berada di bilah keris dengan jumlah 13 lekukan, merupakan jumlah terbanyak dalam sebuah keris.

“Luk Tigowelas (tiga belas) diartikan sebagai Bumi, Langit dan isinya serta Tuhan yang menciptakan memberikan kawelasan pada umatnya,” katanya kepada wartawan.

Penanda atau tugu nantinya akan ditempatkan di halaman depan Museum Keris. Sehingga, tiap orang yang masuk ke dalam museum akan melihat penanda tersebut sekaligus makna filosofinya.

Ia menargetkan, hingga akhir tahun ini pembangunan konstruksi museum bisa selesai. Dana tahap awal pembangunan museum menggunakan alokasi anggaran APBN 2013 sebesar Rp 15 miliar.

Selanjutnya, pada tahun anggaran 2015 mendatang, pihaknya akan meminta tambahan dana untuk tahap penyelesaiannya. Secara keseluruhan, pembangunan museum keris pertama di Indonesia itu membutuhkan biaya total Rp 35 miliar.

“Akan kami carikan tambahannya. Yang penting tahap konstruksi diselesaikan dulu. Untuk etalase dan interior akan kami carikan pada 2014,” ungkapnya.

Museum yang berdiri di bekas kawasan RSJ Mangunjayan tersebut nantinya tidak hanya berfungsi sebagai display benda-benda pusaka saja. Rencananya, dalam area museum juga dijadikan sebagai meeting room, ruang pameran dan bursa keris.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge