0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bisakah Microsoft dan Nokia Kalahkan Google dan Apple?

Tablet Surface (Dok:Timlo.net/Google Images)

Timlo.net — Microsoft baru saja mengumumkan bahwa mereka akan membeli Nokia seharga $7 miliar (Rp70 triliun). “Pengumuman hari ini adalah sebuah langkah berani untuk menuju masa depan,” kata CEO Microsoft Steve Ballmer.

Microsoft membeli semua hak paten dan seri ponsel Nokia. Rencana ini dibuat supaya Microsoft bisa bersaing dengan para rival mereka. “Windows Phone telah bertumbuh sebesar 78 persen dari tahun kemarin dan sekarang menduduki posisi ketiga di pasar ponsel,” kata Ballmer dilansir oleh CBS News.

Tapi apakah rencana ini mampu membuat Microsoft dan Nokia mengalahkan dua rival terbesar mereka, Google dan Apple?

Produk Windows Phone tetap kalah dalam jumlah penjualan bila dibandingkan dengan Apple dan Android buatan Google. Ponsel Android sekarang menguasai 51 persen penjualan pasar ponsel di Amerika Serikat (AS). Sementara iPhone menguasai 43,4 persen penjualan. Sementara menurut laporan yang dikeluarkan Kantar Woldpanel ComTech, penjualan ponsel Windows Phone hanya mencapai 3,5 persen.

“Microsoft harus lebih serius mengenai produk seluler mereka,” kata Brian Cooley, editor situs teknologi CNET. “Mereka tidak bisa terjun di bidang ini dan berkata kami tidak akan bersaing di bisnis ini secara total. Sekarang hal ini bukanlah sebuah pilihan lagi,” tambahnya.

“Kita berada di sebuah tempat dalam dunia elektronik seluler di mana kita bertanya: Apakah ada dua kursi atau tiga?,” ujarnya. “Mungkin tidak ada kursi ketiga. Microsoft perlu membuat kursi itu, dan lalu mendudukinya. Jadi pekerjaan mereka double,” katanya.

Peruntungan Microsoft sebelumnya dibangun dari penjualan software komputer. Tapi penjualan komputer pribadi telah turun 16 persen semenjak tahun lalu, sebagian besar dikarenakan meledaknya penjualan tablet dan smartphone.

Musim panas lalu, perusahaan itu merilis sebuah tablet yang disebut Surface. Tapi produk ini sepertinya kurang digemari oleh para pengguna, dan hanya terjual sebanyak 1,7 juta unit sementara Apple berhasil menjual sekitar 57 juta unit iPad.

Kesepakatan yang terjadi antara Microsoft dan Nokia menunjukkan seberapa jauh Nokia telah jatuh. Pada 2007, Nokia menguasai 48 persen pangsa pasar seluler dan menjadi perusahaan senilai $10 milyar, lebih mahal dibanding Apple. Hanya dalam waktu lima tahun kemudian, pangsa pasar Nokia turun menjadi 19,2 persen.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge