0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mencuri Tas di Masjid, Ratmoyo Dapat Hadiah Bogem Mentah

Ilustrasi penganiayaan (Dok.Timlo.net)

Klaten — Nasib apes dialami Ratmoyo (29) warga Dusun Muneng, Desa Beteng, Kecamatan Jatinom, Klaten. Gara-gara mencuri sebuah tas di masjid, ia babak bundas lantaran menjadi bulan-bulanan warga. Sebelumnya, tersangka ketahuan mencuri tas milik Rahmat Kasiyanto (30) warga Dusun Drajat, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat yang hendak melaksanakan salat di Masjid Nurul Jami Desa Gadungan, Kecamatan Wedi.

Peristiwa terjadi Senin (2/9) sekitar jam 12.00 WIB, saat korban dari Kota Klaten berhenti di masjid untuk melaksanakan Salat Dhuhur. Setelah meletakkan tas, korban kemudian melaksanakan salat di masjid. Namun, setelah selesai salat, tas warna hitam berisi uang, ponsel dan jam tangan sudah tidak ada di sampingnya.

Korban langsung mencari di sekitar lokasi dan bertanya ke warga. Ternyata tas tersebut sudah dibawa pelaku yang hendak kabur. Korban langsung mengejar tersangka yang hendak melarikan diri sambil berteriak, “maliiiing!!!”.

Mendengar teriakan korban, warga sekitar gembrudug mengejar pelaku. Pelaku berhasil ditangkap di tepi jalan raya. Setelah diperiksa, ternyata tas itu memang milik korban. Jam tangan merk Alba, ponsel merk Sonny Ericson dan uang tunai masih terdapat dalam tas. Warga yang emosi, sempat menghajar pelaku sebelum diamankan anggota Polsek Wedi yang datang ke lokasi.
Kapolres Klaten AKBP Y Ragil Heru Susetyo melalui Kapolsek Wedi AKP Ngadino mengatakan, jajarannya sudah memeriksa tersangka dan mengamankan barang bukti dari lokasi kejadian.

“Tersangka bersama barang bukti saat ini sudah diamankan di Mapolsek guna penyidikan lebih lanjut,” ungkap Ngadino kepada Timlo.net, Selasa (3/9).



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge