0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pura-pura Sakit, Tersangka Korupsi Mangkir

Ilustrasi (dok.timlo.net/agung)

Timlo.net — Direktur Utama (Dirut) RSUD Pandan, Tapanuli Tengah (Tapteng) Rikardo Situmeang (44) ditangkap polisi di rumah sakit di Medan. Dia ditahan penyidik setelah dua kali mangkir untuk diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes).

“Tadi malam (Senin, 2/9), anggota Polda Sumut melakukan penangkapan. Kita ambil dia (Ricardo) dari RS Sari Mutiara, Jalan Kapten Muslim, Medan,” kata AKBP MP Nainggolan, Kasubbid Pengolahan Data dan Informasi dan Data (PID) Bidang Humas Polda Sumut, Selasa (3/9).

Selain dua kali mangkir, Rikardo diduga berupaya mengelabui petugas dengan mengaku sakit. Dia diketahui meminta pihak rumah sakit meng-opname-nya.

“Namun setelah kami cek, ternyata tersangka tidak sakit sehingga langsung dibawa ke komando dan dijebloskan ke sel,” papar Nainggolan.

Rikardo merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) dan KB di Kabupaten Tapteng. Dalam proyek dengan anggaran Rp 26,8 miliar dari dana Bantuan Daerah Bawahan (BDB) Provinsi Sumut pada 2012 itu diduga terjadi penggelembungan harga (mark up) alkes. Akibatnya negara dirugikan sekitar Rp 14 miliar- Rp 17 miliar.

“Sudah ada dua tersangka yang ditetapkan dalam kasus ini,” jelas Nainggolan.

Kanit III Subdit III/Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut Kompol Ramlan menambahkan, sangat besar kemungkinan akan ada tersangka lain dalam kasus dugaan korupsi pada pengadaan alkes RSU Pandan, Tapteng.

Dengan penetapan tersangka dan penangkapan Rikardo, jumlah tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alkes KB yang disidik Polda Sumut kini 10 orang. Sebanyak 9 tersangka ditahan di Mapolda Sumut. Seorang lagi, yaitu rekanan atas nama Ridwan Winata, masih ditahan Kejati Lampung, karena dia juga merupakan tersangka dalam kasus serupa di Provinsi Lampung.

sumber : merdeka.com



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge