0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tinggi Kaum Pria Bertambah 11 cm Selama 100 Tahun

Tinggi pria. (Dok: Timlo.net/ tinggibadan.com)

Timlo.net—Kaum pria lebih tinggi 11 cm daripada para leluhur mereka 100 tahun yang lalu, demikian hasil sebuah penelitian baru. Para peneliti menemukan bahwa tinggi rata-rata pria Eropa telah naik 11 cm daripada para kaum pria yang hidup seratus tahun yang lalu.

Dan berlawanan dengan harapa, penelitian itu juga menemukan bahwa tinggi rata-rata pria naik dalam periode waktu antara perang dunia dan Depresi Besar.

Timothy Hatton, professor Ilmu Ekonomi di Universitas Essex, Inggris menguji dan menganalisa tinggi rata-rata pria berusia 21 tahun ke atas yang hidup antara 1870 hingga 1980 di 15 negara Eropa. Dilansir dari Daily Mail, data statistik diambil dari berbagai sumber berbeda. Untuk data tinggi pria untuk dekade-dekade terkini diambil dari survei-survei perbandingan tinggi dan usia. Sementara untuk dekade-dekade yang lebih awal, data diambil dari perekrutan militer.

Hasil penelitian ini hanya mampu melacak pertumbuhan tinggi untuk para pria karena ada keterbatasan data untuk tinggi wanita. Professor Hatton berkata: “Peningkatan tinggi manusia adalah sebuah kunci dari perbaikan dalam kesehatan rata-rata masyarakat. Data-data yang ada menunjukkan bahwa lingkungan yang berkembang menjadi lebih baik selain ditandakan dengan berkurangnya angka kematian bayi adalah peningkatan tinggi. Hubungan antara tinggi dan berkurangnya angka kematian bayi sudah diteliti oleh studi yang lain.”

Angka kematian rata-rata bayi turun dari 178 per 1000 dalam periode 1971-1875 hingga 120 per 1000 pada 1911 ke 1915. Mereka lalu menurun 41 per 1000 pada 195 ke 1955 dan 14 per 1000 pada 1976 ke 1980.

Prof Hatton berkata bahwa di negara-negara Eropa selatan dan tengah termasuk Inggris dan Irlandia, negara-negara Skandinavia, Belanda, Austria, Belgia dan Jerman—ternyata penurunan angka kematian bayi yang cepat dan pertambahan tinggi yang drastis dikarenakan adanya terobosan-terobosan besar dalam bidang kesehatan modern dan layanan kesehatan nasional.

Temuan-temuannya diterbitkan di jurnal Oxford Economic Papers.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge