0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kuota Cuci Darah Program PKMS Silver Ditambah

Walikota Solo, Hadi Rudyatmo (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo – Jumlah kuota cuci darah bagi peserta layanan program Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS) Silver akan ditambah. Hal itu seiring dengan rencana pengadaan alat cuci darah di tingkat Puskesmas di Kota Solo.

Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo menjelaskan, penambahan kuota cuci darah untuk peserta PKMS Silver terdiri dari penambahan jumlah kuota dan biaya opname pasien peserta PKMS Silver. Jika selama ini kuota cuci darah bagi pasien PKMS Silver sebesar Rp 2 juta per tahun, direncanakan pada tahun anggaran 2014 mendatang bisa mencapai Rp 5 juta pertahun.

“Nanti bisa mencapai 15 kali layanan cuci darah. Untuk biaya opname bisa ditambah pagu klaimnya,” katanya kepada wartawan, Senin (2/9).

Ia mengakui, biaya yang ditanggung untuk cuci darah tiap pasien begitu besar. Dengan penambahan kuota, diharapkan bisa meringankan beban masyarakat.

“Bagi penderita gagal ginjal, tiap bulan berapa kali melakukan cuci darah? Jika dikalikan selama satu tahun, berapa biaya yang harus dikeluarkan, coba?” ungkapnya.

Pemkot sendiri kini tengah melakukan penghitungan berapa besar anggaran yang akan disiapkan. Alokasi anggaran terdiri dari pengadaan alat cuci darah di Puskesmas hingga asumsi biaya operasional untuk klaim pasien cuci darah.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih mengungkapkan, pihaknya kini tengah menghimpun data peserta PKMS yang membutuhkan layanan cuci darah. Penghitungan yang dilakukan, berpengaruh pada besaran anggaran yang akan ditentukan untuk mengkaver layanan tersebut.

Terkait realisasinya, kemungkinan baru bisa dilakukan pada tahun 2014 mendatang. Selama ini, jumlah klaim dari RS kepada Pemkot bagi peserta PKMS yang menggunakan layanan cuci darah mencapai Rp 10 miliar dari total anggaran PKMS sebanyak Rp 21 miliar.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge