0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Dilarang Masuk Gerbong KA, Pedagang Nyaris Ricuh dengan Polsuska

Pedagang asongan di Stasiun Klaten (dok.timlo.net/rori)

Klaten —  Buntut pelarangan pedagang asongan berjualan di dalam gerbong kereta api kembali memicu ketegangan antara pedagang dengan Polsuska di Stasiun Klaten, Selasa (3/9).

Puluhan pedagang kembali nekat meringsek masuk ke dalam gerbong hingga terlibat aksi tarik menarik dengan petugas polsuska bahkan kedua belah pihak nyaris terlibat bentrokan.

Aksi ketegangan antara pedagang dengan polsuska berawal saat kereta api Sri Tanjung jurusan Lempuyangan Yogyakarta-Banyuwangi tiba di Stasiun Klaten. Begitu kereta api berhenti, puluhan pedagang asongan langsung nekat menerobos masuk gerbong bersamaan dengan masuknya para penumpang. Namun petugas Polsuska yang berjaga di pintu gerbong langsung memblokade pintu gerbong agar pedagang tidak bisa masuk. Akibatnya terjadi aksi tarik menarik antara pedagang dan polsuska dan ketegangan semakin terjadi.

Para pedagang yang emosi langsung mengejar petugas Polsuska hingga nyaris terjadi kericuhan. Beruntung kedua belah pihak bisa menahan emosi sehingga ketegangan bisa.

Salah satu pedagang Ambarwati mengungkapkan, aksi pedagang asongan akan terus dilakukan hingga tuntutan mereka dipenuhi pihak KAI untuk berjualan di dalam gerbong KA ekonomi. “Aksi akan terus kami lanjutkan hingga pihak KAI mengijinkan kami berjualan di dalam gerbong KA Ekonomi,” ungkap Ambarwati kepada Timlo.net.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge