0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Turun dari Kereta Mini, Seorang Bocah Jatuh dan Tewas

Ilustrasi Kecelakaan (Dok.Timlo.net/ daryono)

Klaten — Berhati-hatilah jika turun dari kereta mini yang masih berjalan. Di Klaten, seorang bocah tewas setelah melompat turun dari kereta mini yang masih berjalan. Umbul Setiadi (10) warga Dukuh Slametan Desa Gatak, Kecamatan Ngawen itu terjatuh dana terluka di kepala bagian belakang.

Kejadian bermula saat korban bersama warga setempat berwisata ke Obyek Wisata Mata Air Cokro (Omac) yang berada di Tulung, Minggu (1/9) sore dengan menggunakan kereta mini. Setelah rombongan kembali pulang sekitar pukul 15.30 WIB, korban yang kebetulan rumahnya searah dengan rute pulang kereta mini yang dikemudikan Aris (30), warga Desa Pulowatu, Kecamatan Karangnongko itu ikut menumpang hingga dekat makam desa yang berada dekat rumahnya.

Namun, belum sampai di tempat tujuan, pelajar kelas 4 SD Kanisius Sidowayah itu langsung melompat turun dari kereta mini yang masih berjalan dengan kecepatan sedang itu. Naas, tas punggung korban tersangkut bagian belakang kereta mini dan korban langsung terpelanting jatuh hingga kepala bagian belakangnya terbentur pada permukaan aspal.

Korban sempat berdiri dan berlari mengejar kereta mini untuk mengambil tasnya yang tersangkut. Namun, belum sempat korban meraih tasnya, korban jatuh tersungkur tak sadarkan diri. Sedangkan, sopir dan beberapa penumpang yang tinggal sedikit itu tidak mengetahui jatuhnya korban.

Sejumlah warga yang mengetahui kejadian segera berlari dan berusaha memberikan pertolongan kepada korban. Korban langsung dilarikan ke RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten. Namun nyawa anak pasangan Krisdiyanto dan Suprihatin itu tetap tidak tertolong.

Sementara itu, jenazah korban baru dimakamkan Senin (2/9) siang di TPU desa setempat.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge