0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kepesertaan Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Jamsostek Minim

Kantor PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) Cabang Surakarta (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo – PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Persero) Cabang Surakarta mencatat jumlah peserta program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) saat ini masih terbilang minim. Hingga Agustus 2013 baru sekira 30 persen perusahaan yang ikut program dari total peserta Jamsostek.

Hal itu diungkapkan, Pimpinan PT Jamsostek Cabang Surakarta, Arief Budiarto, saat ditemui baru-baru ini. Relatif rendahnya tingkat kepesertaan program JPK sendiri ditengarai tidak lepas dari masih minimnya tingkat kesadaran perusahaan peserta atas jaminan kesehatan tenaga kerja (Naker)-nya.

Lebih lanjut Arief Budiarto menyebut, dari 2006 perusahaan dengan 153 ribu Naker lebih, tercatat hanya 700 perusahaan saja yang menyertakan karyawannya dalam program JPK. Hingga kini baru 35 ribu Naker saja yang ikut program tersebut.

“Memang tidak semuanya ikut program kesehatan, padahal sebenarnya mereka mampu. Ini masalahnya juga karena kurangnya stressing dari pemerintah, tidak ada punishment. Di samping itu juga karena kurangnya kesadaran perusahaan,” papar dia.

Sementara itu, terkait transformasi Jamsostek menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) awal 2014 mendatang, saat ini pihak perseroan tengah mempersiapkan pengalihan data kepesertaan dan jaringan kerja program JPK ke BPJS Kesehatan.

Tak hanya itu, dikatakan Arief Budiarto, Jamsostek hingga kini juga terus mengawal beberapa rancangan Peraturan Pemerintah (PP) hasil turunan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge