0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Solo Bukukan Inflasi Terendah di Jawa Tengah

BAWANG MERAH-Pedagang menyiapkan komoditas bawang merah yang dipasarkan di Pasar Legi Solo (Dok. Timlo.net/Andi Penowo)

Solo – Kota Solo berhasil membukukan angka inflasi terendah di Jawa Tengah. Bahkan secara nasional, pada Agustus 2013 Kota Bengawan menempati peringkat keenam inflasi terendah dari 66 kota yang dihitung angka inflasinya.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Solo, R Bagus Rahmat Susanto, ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (2/9).

Berdasarkan hasil pemantauan harga di tiga pasar tradisional, pada Agustus 2013 Kota Solo mengalami inflasi sebesar 0,45 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) 135,24.

Perkembangan harga berbagai komoditas pada Agustus 2013 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. R Bagus Rahmat Susanto menyebutkan dari sebanyak 338 komoditas yang disurvei, 122 di antaranya cenderung mengalami perubahan harga.

BPS Kota Solo mencatat ada 96 komoditas yang mengalami kenaikan harga pada bulan tersebut, sedangkan 26 komoditas harganya cenderung turun. Beberapa komoditas yang memiliki andil besar terhadap inflasi Kota Bengawan, yakni bawang merah, beras, tarif listrik, angkutan antarkota, daging sapi, tomat sayur, cabai merah dan kentang.

Adapun dari empat kota di Jawa Tengah yang dihitung angka inflasinya, pada Agustus 2013 semuanya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tegal sebesar 1,98 persen. Selanjutnya diikuti Kota Semarang 1,25 persen, Kota Purwokerto 1,08 persen dan terendah Kota Solo sebesar 0,45 persen.

Sementara dari 66 kota IHK nasional, semuanya mengalami inflasi. Kota yang mengalami inflasi tertinggi adalah Sorong sebesar 6,47 persen. Sedangkan inflasi terendah di Kota Pangkalpinang sebesar 0,15 persen.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge