0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Depresi, Tersangka Pembantai Sekeluarga Dibantarkan

()

Boyolali — Kasus pembantaian sekeluarga warga Kelurahan Surowedanan, Kecamatan Boyolali Kota dengan tersangka Randitya Aji (18), terpaksa dibantarkan oleh penyidik Polres Boyolali. Hal itu dilakukan menyusul keluarnya hasil pemeriksaan kejiwaan tersangka dari tim dokter kejiwaan RSJD Surakarta pekan kemarin

“Hasil pemeriksaan, tersangka dinyatakan menderita depresi berat,” ungkap Kasatreskrim Polres Boyollai, AKP Dwi Haryadi mewakili Kapolres Boyolali, AKBP Budi Haryanto, Senin (2/9).

Keluarnya hasil pemeriksaan dari Rumah Sakit Jiwas, terpaksa penahanan tersangka ditangguhkan. Saat ini tersangka menurut Kasatreskrim masih diobatkan di RSJD Surakarta untuk kesembuhannya. Kasus penganiayaan berat yang dilakukan tersangka baru akan dilanjutkan bila tersangka sembuh. Sementara itu mengingat berkas kasus tersangka sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Boyolali, maka dengan adanya surat dari tim kejiwaan RSJD Surakarta tersebut, pihaknya segera menyampaikan surat hasil pemeriksaan kejiwaan tersangka itu ke Kejari.

“Berkasnya kan sudah dilimpahkan sebelum ada hasil pemeriksaan, sehubungan hasilnya ternyata tersangka depresi berat, maka surat itu akan kami sampaikan ke Kejari juga,” jelas Kasatreskrim.

Diberitakan sebelumnya, secara sadis, tersangka Randitya membantai ayahnya sendiri berikut ibu tiri dan nenek kandungnya sendiri akhir Juli kemarin. Tak hanya itu, adik tirinya yang masih berusia 13 tahun, tidak luput dari amukan tersangka dan disabet senjata tajam mengenai pipinya. Korban Arip Jarwanto (45), warga Surowedanan yang merupakan ayah tersangka, mengalami luka parah lantaran ditikam berkali-kali di lehernya oleh tersangka. Jarwanto yang mengalami putus urat besar di leher akibat tusukan pisau.

Korban Tukiyem (70), yang tak lain merupakan nenek kandung tersangka, dibacok tangannya hingga patah dan keningnya luka parah dibabat parang. Sedangkan Wahyuningsih (40) dan Agung Prasetya (13), ibu tiri tersangka dan adik tiri, juga terluka akibat dibabat pisau dan parang. Beruntung, meski terluka para, para korban akhirnya selamat lantaran aksi tersangka segera diketahui warga.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge